HeadlineJelajah

Mengganggu Lalin, Polsek Babadan Bubarkan Pegelaran Reog Dalam Aksi Penggalangan Dana

Penggalangan donasi sambil reogan di Traffic Light terminal Seloaji, Selasa, 14/12/201, terpaksa dibubarkan oleh Polsek Babadan. Langkah itu terpaksa diambil lantaran mengganggu lalu lintas dan diduga menyebabkan pengendara tidak konsentrasi lantaran terlena melihat aksi reog. Meski begitu pembubaran tetap dengan cara yang humanis dan tidak menimbulkan konflik.

Iptu Yudi Kristiawan Kapolsek Babadan menjelasakan, memang ada ijin ke Polsek untuk aksi penggalangan dana bagi korban Semeru. Namun ternyata dalam aksi sosial tersebut juga menggelar reyogan. Padahal seperti yang diketahui saat ini Ponorogo masih berada di Level 3 PPKM, dimana kegiatan yang beresiko mengundang kerumunan masih belum boleh. Selain itu, bisa membahayakan pengendara karena lokasinya tepat di dekat lampu lalu lintas. Pengendara yang awalnya konsentrasi menyetir akhirnya terpecah lantaran nonton reog.

Meski begitu lanjut Iptu Yudi, pembubaran hanya pada pagelaran reyognya. Sementara aksi sosialnya tetap bisa diteruskan. Pembubaran juga berjalan kondusif dan tidak diwarnai konflik karena saling menyadari kesalahan. Ketua Komunitasnya saat diberi pengertian juga sangat kooperatif. Pihaknya berharap kesadaran bagi semua komunitas agar lebih bijak dalam menggalang dana di tengah kondisi pandemi yang belum dinyatakan usai ini.