Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • November
  • 16
  • Aksi Penambangan di Sewelut Mulai Resahkan Warga Karena Timbulkan Debu
  • Jelajah

Aksi Penambangan di Sewelut Mulai Resahkan Warga Karena Timbulkan Debu

Gema Surya FM Kamis 16 November 2023 | 12:16 WIB
Tambang
Warga Sewelut Plalangan Jenangan beberapa bulan terakhir dibuat resah dengan aksi penambangan di wilayah tersebut. (Foto:Ilustrasi)

Warga Sewelut Plalangan Jenangan beberapa bulan terakhir dibuat resah dengan aksi penambangan di wilayah tersebut, pasalnya akibat kegiatan tersebut banyak debu yang bertebaran terbawa angin masuk ke rumah warga.

Alta salah satu warga sekitar kepada gema surya Kamis (16/11) mengatakan, debu kotor melekat di lantai, kursi tamu bahan gelas dan piring di dapur, bahkan setiap hari, lantai juga harus di pel sebab jika tidak, debu yang melekat terasa kasar di kaki, juga tidak berani menaruh makanan, tanpa ditutup kain karena akan kemasukan debu.

“Masyarakat sekitar resah sekali, bahkan ada teman luar yang bilang masyrakatmu kok diem saja, mbokyo lapor neng dinas LH kui ilegal pora, gitu” terangnya kepada gema surya. 

Menurut Alta sejauh ini tidak ada yang berani protes, hanya ketika kumpul dengan tetangga, yang dibahas terkait aktivitas penambangan tersebut, sepengetahuannya penambangan itu merupakan lahan pribadi salah satu warga yang disewakan, tapi tidak diketahui pasti apakah berizin atau tidak.

“Sebenarnya juga mbatin ngomong mulut ke mulut pagi belanja sayur itu, la yo gimana to kok nggak di tutup ki, la ngko nek longsor gimana hujan, gek padahal itu 20 meter ke bawah” tambahnya.

Yang dikhawatirkan lagi Alta menambahkan, jika bekas galian tersebut dibiarkan saja, berpotensi merusak lingkungan. Harapannya dinas terkait turun tangan melakukan penertiban setidaknya memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada penambang agar lebih ramah lingkungan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Kejari Ponorogo Tetapkan 2 Tersangka Dugaan Pungli Surat Segel Tanah di Sawoo
Next: Kandang Sapi di Desa Tambang Pudak Terbakar Karena Diang

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.