Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan
  • Kebakaran Rumah di Desa Campursari Sambit , Kerugian 200 Juta
  • 564 Jemaah Haji Ponorogo Akan Tiba 5 Juni 2025 di Sambut di Alon-Alon
  • Pembukaan Grebeg Suro Dijadwalkan 6 Juni 2026, FNRP dan FRR Diikuti Puluhan Grup Reog
  • Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • Januari
  • 17
  • 308 Warga Ponorogo Kena DB, 2 Diantaranya Meninggal Dunia
  • Jelajah

308 Warga Ponorogo Kena DB, 2 Diantaranya Meninggal Dunia

Gema Surya FM Selasa 17 Januari 2023 | 12:13 WIB
dbbb

Sedikitnya 2 nyawa melayang akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang tahun 2022. Anik Setyarini, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan mengatakan, kedua korban masing-masing warga Kecamatan Jenangan berusia 33 tahun dan Babadan, 35 tahun.

Jika dilihat secara usia termasuk produktif dimana semestinya daya tahan tubuh itu tinggi namun justru halĀ  itu yang berbahaya. Karena ketika panas turun, pasien menganggap sudah sembuh. Padahal, Bisa jadi panasnya akan naik lagi, yang biasa disebut siklus pelana kuda.

Anik menjelaskan bahwa tahun 2022 lalu, ada 308 warga terjangkit penyakit akibat nyamuk aedes aegypti. Untuk wilayah terbanyak ada dalam wilayah Puskesmas yang berada di Kecamatan Ponorogo kota dan Kecamatan Babadan. Yakni di Kecamatan Ponorogo Kota itu di Puskesmas Ponorogo Utara ada 21 pasien dan Ponorogo Selatan 16 pasien. Sedangkan di Kecamatan Babadan ada di Puskesmas Babadan 21 pasien dan Sukosari 6 pasien.

Menurutnya, data pada tahun 2022 memang naik dibanding 2021 lalu. Untuk 2021 lalu penderita DBD berjumlah 135 pasien. Dengan orang yang meninggal dunia adalah 1 orang. Anik mengungkapkan, biasanya puncak kasus DBD adalah pada Desember dan Januari. Sementara paling rendah adalah pada Agustus sampai September. Sehingga pada bulan September, Dinkes Ponorogo melakukan kewaspadaan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Tak Kuat Menanjak, Pick Up Bermuatan Jagung Nyungsep Ke Parit Satu Meninggal
Next: Tak Berizin, Belasan Bangunan di atas Saluran Air di Slahung Dibongkar Paksa

Related Stories

evakuasi ular pithon di dua lokasi (foto: yudi)
  • Jelajah

Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 14:05 WIB
proses evakuasi korban terperosok ke jurang (foto: Plt Kapolsek Bungkal,Ipda Muhammad Khudori)
  • Headline
  • Jelajah

Rem Blong, Vario Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter di Desa Pelem Bungkal

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 12:04 WIB
warga bergotong royong menandu orang sakit di temon ngrayun (foto: Edy hartoyo)
  • Jelajah

Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.