
persiapan alun alun ponorogo (foto: yudi)
Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) ke-31 dan Festival Reog Remaja (FRR) ke-22 dalam rangkaian Grebeg Suro tahun 2026 akan diikuti puluhan grup reog dari berbagai daerah.
Tahun ini, sebanyak 31 grup reog dari sejumlah daerah di Tanah Air turut ambil bagian dalam FNRP. Sementara itu, FRR diikuti oleh 24 grup reog pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Ponorogo.
Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Sugiarto, mengatakan, “Pembukaan Grebeg Suro akan digelar di panggung utama Alun-alun Ponorogo pada Sabtu, 6 Juni 2026.”
Ia berharap pelaksanaan event tahunan tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami berharap gelaran FNRP dan FRR ini bisa berjalan sukses dan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, rangkaian kegiatan telah disusun sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“FRR akan berlangsung pada 7 hingga 10 Juni, sedangkan FNRP digelar pada 11 hingga 14 Juni,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Closing ceremony sekaligus pengumuman hasil FRR dan FNRP akan dilaksanakan pada 15 Juni.”
Terkait anggaran, Agus menyebut tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.
“Anggaran yang dialokasikan Pemkab Ponorogo untuk event Grebeg Suro sekitar 500 juta rupiah yang bersumber dari APBD,” tegasnya.
Karena itu, pihaknya juga mengandalkan dukungan dari berbagai pihak.
“Kami mengedepankan dukungan dari pihak ketiga untuk ikut menyukseskan event tahunan ini,” pungkasnya.
Gelaran Grebeg Suro diharapkan kembali menjadi daya tarik wisata budaya sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat Ponorogo.



