
Kepala kantor kementrian haji dan umroh KHU Ponorogo Marjuni (foto: Yudi)
Kementerian Haji dan Umrah (KHU) Ponorogo mulai melakukan persiapan terkait pemulangan jemaah haji tahun 2026. Sebanyak 564 jemaah dijadwalkan tiba di Kota Reyog pada Jumat, 5 Juni 2026 mendatang.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penyambutan jemaah haji kali ini direncanakan akan dipusatkan di Alun-alun Ponorogo.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (KHU) Ponorogo, Marjuni, mengatakan, “Berdasarkan manifest penumpang, jemaah haji kloter 19 dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Juanda pukul 15.50 WIB, kemudian disusul kloter 20 sekitar lima menit setelahnya.”
Ia menjelaskan, “Setelah tiba, jemaah akan menuju Asrama Haji Sukolilo untuk menjalani proses administrasi sebelum melanjutkan perjalanan ke Ponorogo.”
Menurutnya, rombongan jemaah dijadwalkan berangkat dari Surabaya menuju Ponorogo sekitar tiga jam setelah pendaratan.
“Mereka akan melanjutkan perjalanan ke Ponorogo menggunakan bus dengan pengawalan,” ujarnya.
Marjuni juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan pemulangan.
“Kami akan menggelar rakor pada Selasa, 2 Juni 2026, untuk membahas berbagai persiapan, termasuk pengaturan arus kendaraan penjemput dan kedatangan bus di Ponorogo,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan, pihaknya akan melibatkan berbagai unsur terkait.
“Dalam penanganan arus lalu lintas, kami akan menggandeng Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLAJ) setempat,” tambahnya.
Ia menambahkan, terdapat perbedaan mekanisme pemulangan dibandingkan saat keberangkatan.
“Berbeda dengan keberangkatan, pemulangan dua kloter ini dilakukan secara bersamaan, sehingga penjemputan juga dipusatkan di satu lokasi,” tegasnya.
Sementara itu, terkait kondisi jemaah haji, Marjuni memastikan seluruh jemaah dalam keadaan baik.
“Secara umum jemaah dalam kondisi sehat. Memang sempat ada satu jemaah yang sakit dan dirawat di RS King Faisal, Arab Saudi, namun saat ini sudah pulih dan dapat kembali mengikuti rangkaian ibadah,” pungkasnya.
Pemulangan jemaah haji ini diharapkan dapat berjalan lancar dengan dukungan semua pihak, baik dari pemerintah maupun masyarakat.



