Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan
  • Kebakaran Rumah di Desa Campursari Sambit , Kerugian 200 Juta
  • 564 Jemaah Haji Ponorogo Akan Tiba 5 Juni 2025 di Sambut di Alon-Alon
  • Pembukaan Grebeg Suro Dijadwalkan 6 Juni 2026, FNRP dan FRR Diikuti Puluhan Grup Reog
  • Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • Januari
  • 11
  • SMPN 1 Ponorogo Larang Siswanya Bawa HP ke Sekolah, Wali Murid Pro Kontra
  • Jelajah

SMPN 1 Ponorogo Larang Siswanya Bawa HP ke Sekolah, Wali Murid Pro Kontra

Gema Surya FM Rabu 11 Januari 2023 | 09:01 WIB
gadget

Larangan membawa HP ke sekolah sejak sepekan terakhir, menimbulkan pro dan kontra di kalangan wali murid SMPN 1 Ponorogo. Sejumlah orang tua sengaja memposting keluhan mereka di media sosial lantaran sangat merepotkan ketika mau jemput anak. 

Menurut mereka dengan memegang HP sendiri, anak bisa langsung komunikasi dengan orang tua atau keluarganya  bahkan memudahkan saat pesan ojek online.

Di sisi lain ada sejumlah wali murid yang mendukung kebijakan tersebut. Kepala SMPN 1 Ponorogo, Imam Mujahid saat dikonfirmasi gema surya, membenarkan larangan siswa membawa HP ke sekolah. Sebagai gantinya, sekolah menyediakan HP khusus jika ingin berhubungan dengan ortu ataupun pesan angkutan online saat pulang sekolah.

Para guru juga siap meminjamkan Hp nya sewaktu-waktu kalau memang dibutuhkan. Lebih lanjut dijelaskan, kebijakan larangan membawa ponsel ke s ekolah sudah dengan kajian dan pertimbangan matang. Sebelumnya, anak anak diperbolehkan membawa, lalu ketika pembelajaran dikumpulkan di loker ruang Bimbingan Konseling. 

Setelah dilakukan razia, banyak handphone yang disalahgunakan, seperti mengakses konten-konten negatif. Selain itu satu siswa ternyata memiliki 2 hingga 3 HP, sehingga satu dikumpulkan, lainnya masih bisa digunakan saat belajar di kelas.

Hal itu sangat mengganggu konsentrasi dalam belajar, sehingga disepakati tidak boleh membawa lagi sekolah. Sebenarnya sudah dilakukan sosialisasi kepada orang tua wali murid, dan sudah disetujui. Namun begitu pihaknya tetap menerima masukan dan kritikan yang membangun, karena akan menjadi bahan evaluasi kebijakan ke depan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Perang Narkoba, Polres Pilih Desa Patik Sebagai Kampung Anti Narkoba
Next: Warga Buat Jembatan Sesek, Pasca Amblesnya Tiang Jembatan Pangkal Sawoo

Related Stories

evakuasi ular pithon di dua lokasi (foto: yudi)
  • Jelajah

Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 14:05 WIB
proses evakuasi korban terperosok ke jurang (foto: Plt Kapolsek Bungkal,Ipda Muhammad Khudori)
  • Headline
  • Jelajah

Rem Blong, Vario Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter di Desa Pelem Bungkal

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 12:04 WIB
warga bergotong royong menandu orang sakit di temon ngrayun (foto: Edy hartoyo)
  • Jelajah

Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.