Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • Januari
  • 11
  • SMPN 1 Ponorogo Larang Siswanya Bawa HP ke Sekolah, Wali Murid Pro Kontra
  • Jelajah

SMPN 1 Ponorogo Larang Siswanya Bawa HP ke Sekolah, Wali Murid Pro Kontra

Gema Surya FM Rabu 11 Januari 2023 | 09:01 WIB
gadget

Larangan membawa HP ke sekolah sejak sepekan terakhir, menimbulkan pro dan kontra di kalangan wali murid SMPN 1 Ponorogo. Sejumlah orang tua sengaja memposting keluhan mereka di media sosial lantaran sangat merepotkan ketika mau jemput anak. 

Menurut mereka dengan memegang HP sendiri, anak bisa langsung komunikasi dengan orang tua atau keluarganya  bahkan memudahkan saat pesan ojek online.

Di sisi lain ada sejumlah wali murid yang mendukung kebijakan tersebut. Kepala SMPN 1 Ponorogo, Imam Mujahid saat dikonfirmasi gema surya, membenarkan larangan siswa membawa HP ke sekolah. Sebagai gantinya, sekolah menyediakan HP khusus jika ingin berhubungan dengan ortu ataupun pesan angkutan online saat pulang sekolah.

Para guru juga siap meminjamkan Hp nya sewaktu-waktu kalau memang dibutuhkan. Lebih lanjut dijelaskan, kebijakan larangan membawa ponsel ke s ekolah sudah dengan kajian dan pertimbangan matang. Sebelumnya, anak anak diperbolehkan membawa, lalu ketika pembelajaran dikumpulkan di loker ruang Bimbingan Konseling. 

Setelah dilakukan razia, banyak handphone yang disalahgunakan, seperti mengakses konten-konten negatif. Selain itu satu siswa ternyata memiliki 2 hingga 3 HP, sehingga satu dikumpulkan, lainnya masih bisa digunakan saat belajar di kelas.

Hal itu sangat mengganggu konsentrasi dalam belajar, sehingga disepakati tidak boleh membawa lagi sekolah. Sebenarnya sudah dilakukan sosialisasi kepada orang tua wali murid, dan sudah disetujui. Namun begitu pihaknya tetap menerima masukan dan kritikan yang membangun, karena akan menjadi bahan evaluasi kebijakan ke depan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Kak Zamroni Terpilih Sebagai Ketua Kwarran Kota Ponorogo Periode 2023-2026
Next: Tak Ada Satu Jam , 1,5 Ton Beras OP Bulog Di Jalan Baru Ludes

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.