
Truck Muatan Pasir Terguling di Jalan Jurusan Sampung (Foto: Agus Supriyanto)
Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah dump truk bermuatan pasir terjadi di Jalan Sampung–Parang, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Sampung, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, sopir truk mengalami luka ringan dan harus menjalani perawatan di Puskesmas Sampung.
Dump Truk bernomor polisi AE-9196-UP yang dikemudikan Handoyo, warga Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, diduga mengalami kecelakaan akibat pengemudinya kehilangan konsentrasi saat melintas di ruas jalan yang menikung.
Kapolsek Sampung, AKP Agus Supriyanto, mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), truk yang melaju dari arah selatan menuju utara itu berjalan terlalu ke kiri saat melewati tikungan. Kendaraan kemudian menabrak tiang jaringan WiFi, dua batang pohon di tepi jalan, sebelum akhirnya terguling.
“Dump truk bermuatan pasir melaju dari arah selatan ke utara. Saat melewati jalan yang menikung ke kanan, kendaraan berjalan terlalu ke kiri hingga menabrak tiang WiFi di bahu jalan sebelah barat. Setelah itu truk kembali menabrak dua batang pohon sebelum akhirnya terguling di badan jalan dengan posisi sisi kanan berada di bawah dan muatan pasir tumpah ke jalan,” ujar AKP Agus Supriyanto.
Ia menjelaskan, pengemudi truk mengalami luka lecet pada bagian kepala sebelah kanan dalam kondisi sadar dan langsung mendapatkan perawatan di Puskesmas Sampung. Sementara itu, kecelakaan juga mengakibatkan tiang jaringan WiFi patah dan sebagian kabel jaringan putus.
“Pengemudi mengalami luka lecet di bagian kepala sebelah kanan dan dalam kondisi sadar. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Sampung untuk mendapatkan penanganan medis. Selain itu, tiang WiFi patah dan sebagian kabel jaringan juga mengalami kerusakan,” katanya.
Menurut Agus, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah faktor human error. Pengemudi diduga mengantuk sehingga tidak berkonsentrasi penuh saat mengemudikan kendaraan.
“Berdasarkan hasil olah TKP sementara, penyebab kecelakaan diduga karena human error. Sopir diduga mengantuk sehingga tidak dapat berkonsentrasi penuh saat mengemudikan kendaraan. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran. Jika merasa mengantuk, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkas AKP Agus Supriyanto.



