
Telaga Ngebel Jadi Jujugan Wisatawan Luar Daerah (Foto: yudi)
Berkah musim libur sekolah tahun ini dirasakan oleh sektor pariwisata di Kabupaten Ponorogo. Destinasi wisata Telaga Ngebel mengalami lonjakan jumlah pengunjung dibandingkan hari biasa. Wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari Ponorogo, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Kepala Bidang Destinasi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Dwi Santoso, mengatakan selama periode libur sekolah mulai 20 Juni hingga 6 Juli 2026, jumlah tiket masuk yang terjual mencapai 24.106 lembar. Dari jumlah tersebut, pendapatan yang diperoleh mencapai sekitar Rp361 juta.
“Selama periode libur sekolah mulai 20 Juni sampai 6 Juli kemarin, jumlah tiket yang terjual mencapai 24.106 lembar dengan total pendapatan sekitar Rp361 juta. Jika dibandingkan periode awal Juni, pendapatan tersebut meningkat sekitar 46 persen dari sebelumnya yang hanya sekitar Rp224 juta,” ujar Dwi Santoso.
Menurutnya, peningkatan kunjungan didominasi wisatawan rombongan yang menggunakan kendaraan elf, minibus, hingga bus besar. Mayoritas pengunjung berasal dari luar Ponorogo, seperti Bojonegoro, Tuban, Nganjuk, dan Jombang. Kondisi tersebut menunjukkan Telaga Ngebel masih menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat selama musim liburan.
“Sekarang rombongan wisata yang datang semakin banyak menggunakan elf, minibus, sampai bus besar. Sebagian besar berasal dari Bojonegoro, Tuban, Nganjuk, Jombang, dan sejumlah daerah lainnya di Jawa Timur,” katanya.
Dwi menjelaskan, membludaknya jumlah wisatawan membuat pengelola memperpanjang jam operasional loket. Jika pada hari biasa loket ditutup pukul 19.00 WIB, khusus setiap Jumat hingga Minggu kini pelayanan diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB. Bahkan, petugas sudah mulai bersiaga sebelum pukul 06.00 WIB karena banyak wisatawan yang datang lebih awal untuk berolahraga sambil menikmati udara segar Telaga Ngebel.
“Karena jumlah pengunjung terus meningkat, khusus hari Jumat sampai Minggu jam operasional loket kami perpanjang hingga pukul 21.00 WIB. Bahkan petugas sudah bersiaga sebelum pukul enam pagi karena banyak wisatawan datang lebih awal untuk berolahraga sekaligus menikmati suasana Telaga Ngebel. Kami memperkirakan kunjungan wisatawan masih akan terus mengalir hingga penghujung libur sekolah akhir pekan ini,” pungkas Dwi Santoso.



