
76 Siswa Sekolah Rakyat Melakukan Cek Kesehatan Sebelum Masuk Asrama (Foto: Yudi)
Sebanyak 76 siswa Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Ponorogo mulai menjalani pemeriksaan kesehatan menjelang keberangkatan ke asrama Sekolah Rakyat di Madiun. Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo sebagai persiapan memasuki tahun ajaran baru 2026/2027.
Sebanyak 76 siswa tersebut terdiri atas 30 siswa jenjang SMA, 30 siswa jenjang SMP, dan 16 siswa jenjang SD. Sesuai jadwal, seluruh peserta didik akan mengikuti kegiatan belajar sementara di Sekolah Rakyat permanen di Madiun hingga fasilitas Sekolah Rakyat Ponorogo siap digunakan.
Ketua Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Ponorogo, Kademin, mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan seluruh siswa dalam kondisi sehat dan siap mengikuti sistem pendidikan berasrama.
“Sebelum diberangkatkan ke Sekolah Rakyat di Madiun, seluruh siswa menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan mereka sehingga siap mengikuti pendidikan berasrama,” ujar Kademin.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan juga menjadi langkah deteksi dini apabila terdapat calon peserta didik yang mengalami gangguan kesehatan sehingga dapat segera memperoleh penanganan sebelum memasuki asrama.
“Pemeriksaan ini merupakan bentuk deteksi dini. Kalau ada calon siswa yang mengalami gangguan kesehatan, bisa langsung diketahui dan ditangani lebih awal sehingga tidak mengganggu proses belajar nantinya,” katanya.
Kademin menambahkan, proses penjaringan peserta didik Sekolah Rakyat masih akan terus dilakukan meski tahun ajaran baru telah dimulai. Hal itu dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak yang memenuhi kriteria agar tetap dapat memperoleh akses pendidikan.
“Proses penjaringan peserta didik masih terus berjalan. Kalaupun nanti ada peserta didik baru yang memenuhi persyaratan di tengah semester, tetap bisa kami masukkan ke Sekolah Rakyat sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Kademin.
Sebagai informasi, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) penetapan peserta didik baru Sekolah Rakyat Ponorogo pada Kamis (9/7/2026). Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan akses pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.



