
Supra Fit X Raib Milik Petani di Curi Maling (Foto: Sodik)
Nasib apes menimpa Sukarno, warga Desa Ketro, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Sepeda motor kesayangannya, Honda Supra Fit X berwarna merah dengan nomor polisi AE 5077 SJ, raib dicuri saat diparkir di area persawahan pada Rabu pagi, 8 Juli 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.
Anak korban, Ica, mengatakan sepeda motor tersebut sehari-hari digunakan ayahnya untuk beraktivitas ke sawah. Saat kejadian, kunci motor masih menancap karena lokasi dianggap aman dan jauh dari permukiman.
“Motor itu memang biasa dipakai bapak ke sawah. Waktu itu kuncinya masih menancap karena merasa di sawah aman. Saat bapak selesai mencari pakan dan mau mengangkutnya, motornya sudah tidak ada di tempat,” ujar Ica.
Menurutnya, keluarga menduga pelaku merupakan pria yang sebelumnya melarikan diri dari kejaran polisi. Dugaan itu diperkuat dengan keterangan sejumlah petani yang melihat seorang laki-laki mengenakan kaus merah dan celana panjang mondar-mandir di area persawahan.
“Beberapa petani sempat melihat ada laki-laki memakai kaus merah dan celana panjang mondar-mandir di sawah. Waktu ditanya, dia mengaku tersesat karena ditinggal temannya setelah menonton gajah-gajahan, jadi warga tidak curiga,” katanya.
Ica menjelaskan, belakangan diketahui pria tersebut diduga baru saja mencuri sepeda motor Honda Beat dan hampir ditangkap polisi saat berhenti makan di sebuah warung. Pelaku kemudian meninggalkan motor curian itu dan melarikan diri ke area persawahan.
“Informasinya, pelaku sebelumnya mencuri Honda Beat lalu hampir ditangkap polisi saat makan di warung. Beat curian itu ditinggal begitu saja, kemudian dia kabur ke sawah dan menemukan motor bapak yang kebetulan tidak dikunci untuk dipakai melarikan diri,” jelasnya.
Akibat peristiwa tersebut, keluarga mengalami kerugian sekitar Rp2 juta. Mereka berharap pelaku segera ditangkap dan sepeda motor milik Sukarno dapat ditemukan kembali.
“Kalau ditaksir, kerugian kami sekitar dua juta rupiah. Semoga pelakunya segera tertangkap dan motor bapak bisa ditemukan kembali,” pungkas Ica.



