Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • April
  • 17
  • Musim Penghujan, Produksi Labu Siam Pudak Turun 60 Persen
  • Jelajah

Musim Penghujan, Produksi Labu Siam Pudak Turun 60 Persen

Gema Surya FM Rabu 17 April 2024 | 10:56 WIB
cara_menanam_labu_siam_-_2.width-800.format-webp

Saat diburu di musim lebaran ketupat, produksi buah jepan atau labu siam di desa Krisik Pudak justru turun. Ironisnya, produksi buah jepan justru mengalami penurunan, yang mengakibatkan kenaikan harga hingga mencapai Rp 5000 per kilogram di tingkat petani.

Erwan Santoso, Kepala Desa Krisik, menjelaskan bahwa penurunan produktivitas tanaman jepan mencapai 60 persen. Faktor cuaca menjadi salah satu penyebab utama penurunan kuantitas produksi tanaman suku labu-labuan ini. Saat produksi melimpah, harga buah jepan hanya sekitar Rp 2000 per kilogramnya.

Di wilayah Pudak sendiri, terdapat beberapa desa yang menjadi sentra tanaman labu siam, seperti Krisik, Pudak Wetan, dan Pudak Kulon. Namun, panen labu siam tidak bisa ditentukan dengan pasti, berbeda dengan tanaman sayuran lainnya.

Meskipun demikian, permintaan akan buah jepan tetap tinggi, tidak hanya untuk keperluan sebagai sayuran tetapi juga karena kandungan vitaminnya yang cukup tinggi, sehingga baik untuk kesehatan. Hal ini menjadikan buah jepan masih diminati meskipun harganya melonjak tinggi akibat penurunan produksi.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Dua Hari Terendam Banjir, 30 Hektar Tanaman Padi di Desa Purworejo Balong Tak Terselamatkan
Next: Rusak Parah, Warga Krangkungan Paringan Jenangan, Tutup Jalan dengan Pohon Pisang

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.