Lansia Korban Laka Jalan Baru, Akhirnya Dirawat di Panti Dhuafa Turi Jetis

Hampir sepekan namun belum terkuak identitas seorang nenek yang menjadi korban lakalantas di Jl.Suromenggolo Tonatan, akhirnya diserahkan ke panti dhuafa Desa Turi Jetis Ponorogo, nenek berusia 80 tahun tersebut diantar ke ke panti Dhuafa pada Selasa Sore (06/11) diantar oleh pihak rumah sakit. 


Seperti disampaikan Rama Philip pengurus panti, kondisi nenek tanpa identitas itu, saat ini sudah membaik bahkan sudah mau makan meski harus disuapi. 

“Untuk saat ini si mbahnya belum bisa kami ajak ngobrol, karena dari kemarin, si mbah nya ini banyak tidur” terangnya kepada gema surya Rabu (08/11).

Menurut Rama, sebenarnya lansia tersebut seingatnya pernah dirawatnya saat pantinya masih berada di Cekok Babadan, dimana dulunya mengaku berasal dari Kadipaten, namun apakah si nenek masih ingat atau tidak, belum diketahui lantaran masih sulit diajak komunikasi. 

“Kalau gak salah si mbahnya ini pernah saya rawat, waktu saya masih mendirikan base camp di cekok, kejadian tahun 2016, makanya kami tadi juga menyampaikan ke dinsos ponorogo” tambahanya.

Pihaknya terus berupaya untuk menguak identitas wanita tua tsb tapi jika memang tidak ada keluarganya dan identitasnya lupa maka dinas sosial yang akan mengupayakan identitas baru ke dukcapil.

Seperti informasi sebelumnya Wanita lanjut usia tertabrak pengendara sepeda motor di jalan Juanda tepatnya di ujung selatan jalan Suromenggolo atau jalan Baru  Jumat Malam lalu, Akibatnya korban mengalami luka-luka di bagian kepala sehingga wanita tanpa identitas itu dibawa RS Aisyiyah untuk mendapatkan perawatan.