Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Harga Daging Sapi Melonjak Tembus Rp150 Ribu per kg
  • Polsek Pulung Dropping Air Bersih Dua Tangki ke Dungus Karangpatihan Pulung
  • Tak Hanya Bergantung pada Dana Transfer Pusat, Pemkab Ponorogo Didorong Inovatif Tingkatkan PAD
  • Lagi Damkar Evakuasi Sarang Tawon Ndas, di Kelurahan Paju, Sempat Sengat Warga hingga Dilarikan ke Puskesmas
  • 5 Hektare Lahan Hutan Jati Terbakar di Desa Biting Badegan, hingga Jumat Siang Api Belum Padam
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Juli
  • 27
  • Operasi Patuh Semeru Didominasi Pelanggaran Pengendara Terobos Lampu Merah Traffic Light
  • Headline
  • Jelajah

Operasi Patuh Semeru Didominasi Pelanggaran Pengendara Terobos Lampu Merah Traffic Light

Gema Surya FM Sabtu 27 Juli 2024 | 08:52 WIB
Salah
Foto : Ilustrasi

Aksi pengendara menerobos lampu merah, mendominasi pelanggaran yang tercatat dalam operasi Patuh Semeru yang digelar Polres Ponorogo selama 11 hari terakhir.

Menurut Ipda Partono, Kanit Kamsel Satlantas Polres Ponorogo, sekitar 25 persen dari total pelanggaran yang tercatat adalah akibat pengendara yang menerobos lampu merah.

“Selain pelanggaran menerobos lampu merah, kami juga mencatat sekitar 15 persen pelanggaran berupa melawan arus,” kata Ipda Partono. Pelanggaran lainnya termasuk penggunaan ponsel saat berkendara, melanggar aturan apil (aturan penyebrangan), dan penggunaan knalpot brong. Penilangan dilakukan terutama karena pelanggaran-pelanggaran ini berpotensi menimbulkan fatalitas dan risiko tinggi.

Selama operasi ini, pihak kepolisian mengeluarkan sekitar 10 surat tilang per hari. Meski demikian, tidak semua pelanggaran dikenakan sanksi tilang, karena pihak kepolisian juga menerapkan pendekatan preventif dan edukatif untuk pelanggaran yang tidak berpotensi langsung menyebabkan kecelakaan.

Operasi Patuh Semeru dimulai pada 15 Juli dan akan berakhir pada 28 Juli. Selama periode ini, Polres Ponorogo mengklaim telah berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas hingga 21 persen. “Kami terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Salah satu upaya yang kami lakukan adalah program Gas Kopling, yang bertujuan untuk mengajak warga lebih tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” jelas Ipda Partono.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Kembali Marak Pengemis dan Peminta Sumbangan di Pasar dan Jalan-jalan, Satpol PP Diminta Menertibkan
Next: Marak Pencurian Sibel dan Alat Pertanian di Kalimalang Sukorejo, Petani Geram

Related Stories

Harga Daging Sapi Melonjak (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Harga Daging Sapi Melonjak Tembus Rp150 Ribu per kg

Gema Surya FM Jumat 14 Agustus 2026 | 12:50 WIB
Polsek Pulung Dropping Air Bersih ke Pulung (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Polsek Pulung Dropping Air Bersih Dua Tangki ke Dungus Karangpatihan Pulung

Gema Surya FM Jumat 14 Agustus 2026 | 12:48 WIB
Pemkab Ponorogo Didorong Inovatif Tingkatkan PAD (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Tak Hanya Bergantung pada Dana Transfer Pusat, Pemkab Ponorogo Didorong Inovatif Tingkatkan PAD

Gema Surya FM Jumat 14 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.