Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Juli
  • 27
  • Marak Pencurian Sibel dan Alat Pertanian di Kalimalang Sukorejo, Petani Geram
  • Headline
  • Jelajah

Marak Pencurian Sibel dan Alat Pertanian di Kalimalang Sukorejo, Petani Geram

Gema Surya FM Sabtu 27 Juli 2024 | 08:33 WIB
Ilus
Foto : Ilustrasi

Kalangan petani di Sukorejo dan sekitarnya, belakangan ini dibuat geram dengan aksi pencurian yang menyasar area pertaniannya. Bagaimana tidak jika sibel yang baru terpasang, raib digondol maling berserta alat penyemprot hama dan pupuk.

Riyadi, Kepala Desa Kalimalang, menyampaikan bahwa wilayahnya sudah mengalami lima kali aksi pencurian alat pertanian, termasuk sibel dan sanyo. “Kondisi ini sangat memprihatinkan, terutama di tengah situasi sulit saat ini. Petani sedang berjuang dengan hasil pertanian yang tidak maksimal dan kesulitan pengairan akibat musim kemarau,” ujarnya.

Pencurian tersebut menambah beban berat bagi para petani yang sudah menghadapi berbagai tantangan dalam bertani. Menurut Riyadi, kerugian akibat pencurian ini diperkirakan mencapai lebih dari 10 juta rupiah. “Satu unit sibel saja bisa bernilai antara 2,5 hingga 3 juta rupiah,” tambahnya.

Para petani merasa frustasi dan banyak di antara mereka yang mengungkapkan kemarahan mereka dengan ancaman akan menghajar pelaku jika tertangkap. Walaupun beberapa kasus pencurian telah dilaporkan ke Polsek Sukorejo, upaya pengamanan barang milik petani menjadi sangat sulit karena letaknya yang berada di area persawahan yang luas dan sulit dijangkau.

Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, petani berharap agar warga yang ditawari sibel dengan harga murah harus lebih waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan tersebut ke polisi atau perangkat desa. “Kami sangat berharap pihak berwenang dan masyarakat dapat bekerja sama untuk mengatasi masalah ini. Keamanan dan kesejahteraan petani harus menjadi prioritas,” tegas Riyadi.

  

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Operasi Patuh Semeru Dimulai, Polisi Sasar 10 Pelanggaran
Next: Maling Sealer Plastik ES Gentayangan, Sasar Pedagang di Ngunut Dan Babadan

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.