
Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM Ponorogo, Imam Mashudi. (Foto/Yudi0
Laju pensiun aparatur sipil negara (ASN) di Ponorogo terus merangkak naik. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mencatat ratusan abdi negara purna tugas setiap tahunnya.
Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM Ponorogo, Imam Mashudi, mengatakan setiap tahun rata-rata pegawai pensiun antara 400–500 orang. Pada 2026 ini, misalnya, lebih dari 480 pegawai masuk masa pensiun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 lalu, yakni 468 pegawai pensiun dalam setahun.
Sebanyak 50 persen pegawai purna tugas tersebut mayoritas berasal dari sektor pendidikan, khususnya guru. Imam mengatakan, rekrutmen tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu tahun lalu berperan besar dalam menjaga sistem pelayanan pemerintah tetap berjalan.
Sementara itu, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kepastian terkait pembukaan kembali rekrutmen pegawai ke depan. Masih kata Imam, dari jumlah tersebut terdapat PNS yang mengajukan pensiun dini dengan alasan sakit atau kondisi lainnya. Selain itu, terdapat pula kasus purna tugas karena ASN meninggal dunia, meskipun jumlahnya kurang dari 10 kasus setiap tahun.



