Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • April
  • 29
  • Sejak Harga Plastik Naik, Hampir Semua Bahan Kebutuhan Ikut Melangit, Pedagang Mengeluh Sepi
  • Jelajah

Sejak Harga Plastik Naik, Hampir Semua Bahan Kebutuhan Ikut Melangit, Pedagang Mengeluh Sepi

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 12:59 WIB
MASDIN

Jangan heran jika beli makanan atau minuman harganya sudah berubah. Pasalnya karena hampir semua bahan baku mengalami kenaikan.

Mulai dari ketumbar, ketan hingga berbagai jenis tepung, rata-rata mengalami kenaikan cukup signifikan, bahkan di atas Rp2.000 per kilogram. Kondisi ini turut berdampak pada harga jual di tingkat pedagang maupun pelaku usaha makanan.

Syamsudin Bastian, pedagang mracang di Pasar Legi Ponorogo, mengungkapkan sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan cukup tinggi. Ia menyebut harga ketan yang sebelumnya Rp20 ribu kini naik menjadi Rp27 ribu per kilogram.

“Untuk ketan sekarang sudah Rp27 ribu per kilo, sebelumnya masih Rp20 ribu. Kacang hijau juga naik dari Rp23 ribu menjadi Rp30 ribu per kilo,” ujarnya.

Selain itu, harga tepung juga ikut terdampak. Tepung beras rose brand mengalami kenaikan dari Rp14 ribu menjadi Rp16 ribu per kilogram, sementara tepung ketan naik dari Rp10 ribu menjadi Rp12 ribu per kilogram.

“Kerupuk juga naik sekitar Rp5 ribu per bal, dan minyak goreng kemasan sekarang di kisaran Rp24 sampai Rp25 ribu per kilo, sebelumnya masih Rp20 ribu,” tambahnya.

Dengan melonjaknya harga bahan kebutuhan tersebut, daya beli masyarakat pun ikut menurun. Para pedagang mengaku kondisi pasar menjadi lebih sepi dibandingkan biasanya.

“Hampir semua pedagang mengeluh sepi, karena pembeli juga berkurang sejak harga-harga naik,” katanya.

Ia menduga, kenaikan harga ini dipicu oleh naiknya harga plastik sebagai bahan kemasan. Hal tersebut berdampak pada biaya produksi yang ikut meningkat, sehingga produsen terpaksa menaikkan harga jual agar tidak merugi.

“Sejak harga plastik naik, banyak bahan ikut naik karena hampir semuanya pakai kemasan. Mau tidak mau harga jual juga dinaikkan,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Lakalantas di Bancar Bungkal, Bocah 7 Tahun Meninggal Dunia
Next: Gudang Oli Bekas di Desa Jalen Balong Terbakar, kerugian puluhan juta rupiah

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.