Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan
  • Kebakaran Rumah di Desa Campursari Sambit , Kerugian 200 Juta
  • 564 Jemaah Haji Ponorogo Akan Tiba 5 Juni 2025 di Sambut di Alon-Alon
  • Pembukaan Grebeg Suro Dijadwalkan 6 Juni 2026, FNRP dan FRR Diikuti Puluhan Grup Reog
  • Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • Mei
  • 5
  • Setiap Hari Dengar ledakan, Mahasiswa Sudan Asal Ponorogo Akhirnya Pulang. Ini Cerita Mencekamnya!
  • Jelajah

Setiap Hari Dengar ledakan, Mahasiswa Sudan Asal Ponorogo Akhirnya Pulang. Ini Cerita Mencekamnya!

Gema Surya FM Jumat 5 Mei 2023 | 15:10 WIB
h

Perasaan bahagia dan haru tengah menyelimuti  keluarga Sujirah (54) warga pintu Jenangan, pasalnya anak nomor ketiganya yang bernama Husnul Ma’arif (27) akhirnya pulang setelah 9 tahun lamanya berada di negeri orang. Husnul merupakan mahasiswa Pascasarjana Jurusan Ilmu Syariah dan Ushul Fiqh di Universitas Al Qur’an Al Karim di Omdurman, Sudan, berhasil dievakuasi bersama 1.209 Warga Negara Indonesia (WNI) setelah pecah konflik antara tentara Sudan dengan Pasukan Pendukung Cepat (RSF) atau paramiliter di negara Benua Afrika tersebut.

Sujirah ibu Husnul Ma’arif menceritakan kengerian selama pecah konflik yang dialami Husnul sama sekali tidak pernah diceritakan ke keluarga. Pasalnya, bungsunya tersebut tidak ingin keluarga khawatir terhadap kondisinya di sana. Sang ibu pun mengaku mendapat kabar melalui SMS dari Husnul bahwa telah dievakuasi di pelabuhan. Meski Sujirah mengizinkan buah hatinya jika ingin kembali ke Sudan, namun dia berharap saat anaknya kembali situasi di Sudan sudah aman.

Sementara, Husnul Ma’arif menceritakan konflik militer itu pecah pertama kali di Ibu Kota Khartoum, Sudan pada 15 April lalu. Saat itu dirinya berada di tempat tinggalnya di Kompleks Makmuroh No. 69. Sejak saat itu, Husnul bersama pelajar asal Indonesia lainnya yang tinggal di kawasan itu terisolasi. Setiap saat mendengar suara tembakan dan dentuman rudal. Bahkan, tempat itu juga menjadi sasaran rudal milik paramiliter yang menyasar rumah warga setempat pada 17 April lalu.

Lanjut Husnul bersama WNI lainnya hanya dapat pasrah saat terjadi konflik militer. Dia bersama pelajar asal Indonesia lainnya sempat mengalami kesulitan mendapatkan logistik. Selama konflik militer berlangsung terjadi penjarahan besar-besaran. Kondisi itu menyebabkan kelangkaan bahan pokok makanan.

Husnul mengungkap nyaris terisolasi selama dua pekan. Lantas baru dapat dievakuasi ke pelabuhan yang menjadi satu-satunya akses keluar dari negara Sudan pada 28 April lalu. Selanjutnya, mereka dievakuasi menuju ke Arab Saudi menggunakan kapal. Setelah itu dievakuasi menggunakan pesawat dengan perjalanan 17 jam.

Perjalanan udara itu sempat transit di beberapa negara, lalu diantar ke Asrama Haji Jakarta Timur kemudian sejumlah lima orang dari Blitar, Malang, Sidoarjo, dan Ponorogo diantar ke ke Asrama Haji Surabaya. Selsnjutnya ke Ponorogo tiba pukul 02.00 WIB pada Rabu (3/5) dini hari

Seluruh dokumen penting untungnya dapat terselamatkan. Namun, seluruh foto yang tersimpan di handphone tak tersisa. Pasalnya, kata Husnul, harus menjalani pemeriksaan di pos-pos oleh paramiliter atau pemberontak saat perjalanan menuju pelabuhan di Sudan.

Menurutnya, sebenarnya sebentar lagi dinyatakan lulus S-2 karena saat ini tengah mengerjakan tesis. Husnul berangkat menimba ilmu di Omdurman Islamic University Sudan Jurusan Ilmu Syariah dan Hukum sejak tahun 2015 dan melanjutkan studinya di jenjang pascasarjana tahun 2021 lalu

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Gas Pink 3 Kg Non Subsidi, Hingga Kini Belum Beredar di Agen
Next: Kejaksaan Tegaskan Kasus Dugaan Pungli Surat Segel Tanah Sawoo Jalan Terus, akan Panggil Perangkat Desa

Related Stories

evakuasi ular pithon di dua lokasi (foto: yudi)
  • Jelajah

Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 14:05 WIB
proses evakuasi korban terperosok ke jurang (foto: Plt Kapolsek Bungkal,Ipda Muhammad Khudori)
  • Headline
  • Jelajah

Rem Blong, Vario Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter di Desa Pelem Bungkal

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 12:04 WIB
warga bergotong royong menandu orang sakit di temon ngrayun (foto: Edy hartoyo)
  • Jelajah

Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.