Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • Februari
  • 2
  • Tanah Gerak di Desa Wates Slahung, Warga Diminta Tidak Berada di Bawah Retakan Jika Terjadi Hujan
  • Jelajah

Tanah Gerak di Desa Wates Slahung, Warga Diminta Tidak Berada di Bawah Retakan Jika Terjadi Hujan

Gema Surya FM Kamis 2 Februari 2023 | 07:58 WIB
WhatsApp Image 2023-02-02 at 07.56.43

Tingginya curah hujan belakangan ini menyebabkan tanah gerak kembali terjadi di RT 01/RW 03, Dukuh Krajan Kulon, Desa Wates, Kecamatan Slahung. Tercatat di lokasi yang sama kejadian serupa terjadi sudah ketiga kali nya.

Pertama, terjadi di bulan April 2022, kedua, terjadi Desember 2022, Terakhir, Senin (30/1/2023) kemarin. Kepala BPBD Ponorogo, Henry Indra Wardana mengungkapkan, berdasarkan pengkajian Tim Reaksi Cepat BPBD tanah gerak mengalami peningkatan dari yang sebelumnya terjadi.

Dengan rincian diantaranya Titik Mahkota terdapat penurunan tanah ± 10-15 cm di ikuti retakan kecil dengan panjang ± 20 meter. Area persawahan di bawah mahkota terdapat tanah amblas, dengan panjang ± 5 m dan tinggi ± 1 meter, serta beberapa longsoran kecil di areal persawahan. 

Di area persawahan, terdapat gelombang tanah dan retakan kecil sepanjang ±100 m akibat tekanan dari atas. Menurut keterangan tim yang meninjau lokasi. Jika terjadi longsor, akan berdampak langsung pada akses jalan dan areal persawahan milik warga yang berada tepat di bawah bukit yang mengalami tanah gerak.

Untungnya satu rumah yang berada di dekat lokasi sudah dikosongkan dimana penghuninya memilih pindah ke lokasi yang aman. Kendati begitu pihaknya tetap melakukan pemantauan dan pengkajian serta menghimbau warga tidak berada di bawah retakan jika terjadi hujan.

Memasang tanda untuk memantau pergerakan tanah, melakukan pemetaan tanah gerak, memasang tanda untuk warga yang melintas di sekitaran tanah gerak, dan yang terpenting berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanganan lanjutan nanti.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Tindak Pelanggaran Lalu-lintas, Polres Berlakukan ETLE dan Tilang Manual
Next: Pemkab Buka Dapur Umum dan Siapkan Pengungsian untuk Warga Terdampak Banjir

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.