Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan
  • Kebakaran Rumah di Desa Campursari Sambit , Kerugian 200 Juta
  • 564 Jemaah Haji Ponorogo Akan Tiba 5 Juni 2025 di Sambut di Alon-Alon
  • Pembukaan Grebeg Suro Dijadwalkan 6 Juni 2026, FNRP dan FRR Diikuti Puluhan Grup Reog
  • Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • Februari
  • 2
  • Tanah Gerak di Desa Wates Slahung, Warga Diminta Tidak Berada di Bawah Retakan Jika Terjadi Hujan
  • Jelajah

Tanah Gerak di Desa Wates Slahung, Warga Diminta Tidak Berada di Bawah Retakan Jika Terjadi Hujan

Gema Surya FM Kamis 2 Februari 2023 | 07:58 WIB
WhatsApp Image 2023-02-02 at 07.56.43

Tingginya curah hujan belakangan ini menyebabkan tanah gerak kembali terjadi di RT 01/RW 03, Dukuh Krajan Kulon, Desa Wates, Kecamatan Slahung. Tercatat di lokasi yang sama kejadian serupa terjadi sudah ketiga kali nya.

Pertama, terjadi di bulan April 2022, kedua, terjadi Desember 2022, Terakhir, Senin (30/1/2023) kemarin. Kepala BPBD Ponorogo, Henry Indra Wardana mengungkapkan, berdasarkan pengkajian Tim Reaksi Cepat BPBD tanah gerak mengalami peningkatan dari yang sebelumnya terjadi.

Dengan rincian diantaranya Titik Mahkota terdapat penurunan tanah ± 10-15 cm di ikuti retakan kecil dengan panjang ± 20 meter. Area persawahan di bawah mahkota terdapat tanah amblas, dengan panjang ± 5 m dan tinggi ± 1 meter, serta beberapa longsoran kecil di areal persawahan. 

Di area persawahan, terdapat gelombang tanah dan retakan kecil sepanjang ±100 m akibat tekanan dari atas. Menurut keterangan tim yang meninjau lokasi. Jika terjadi longsor, akan berdampak langsung pada akses jalan dan areal persawahan milik warga yang berada tepat di bawah bukit yang mengalami tanah gerak.

Untungnya satu rumah yang berada di dekat lokasi sudah dikosongkan dimana penghuninya memilih pindah ke lokasi yang aman. Kendati begitu pihaknya tetap melakukan pemantauan dan pengkajian serta menghimbau warga tidak berada di bawah retakan jika terjadi hujan.

Memasang tanda untuk memantau pergerakan tanah, melakukan pemetaan tanah gerak, memasang tanda untuk warga yang melintas di sekitaran tanah gerak, dan yang terpenting berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanganan lanjutan nanti.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Cuaca Sering Mendung, Pengusaha Krupuk Kurangi Produksi Hingga 40 Prosen
Next: 102. 206 KPM di Ponorogo Akan Dapat Bantuan Beras 10 Kg Selama 3 Bulan Dari Kemensos

Related Stories

evakuasi ular pithon di dua lokasi (foto: yudi)
  • Jelajah

Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 14:05 WIB
proses evakuasi korban terperosok ke jurang (foto: Plt Kapolsek Bungkal,Ipda Muhammad Khudori)
  • Headline
  • Jelajah

Rem Blong, Vario Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter di Desa Pelem Bungkal

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 12:04 WIB
warga bergotong royong menandu orang sakit di temon ngrayun (foto: Edy hartoyo)
  • Jelajah

Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.