Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2022
  • Agustus
  • 13
  • Petani Tembakau Dilatih Menanggulangi OPT dan Modifikasi Iklim
  • Advertorial
  • Jelajah

Petani Tembakau Dilatih Menanggulangi OPT dan Modifikasi Iklim

Gema Surya FM Sabtu 13 Agustus 2022 | 09:56 WIB
Mbakoooo

Sedia payung sebelum hujan. Untuk mengantisipasi serangan organisme pengganggu tanaman – OPT, Dinas pertanian ketahanan pangan dan perikanan – Dipertahankan Ponorogo menggelar sosialisasi penanggulangan iklim dan OPT tanaman tembakau bekerja sama dengan  dinas perkebunan provinsi jawa timur.

Ika Niscahyani Sp. MMA, Kabid perkebunan menjelaskan ada 2 kelompok tani yang diberi pelatihan yakni di kelompok tani tembakau Virginia Tirtosari di Purworejo Balong, dan kelompok tani tembakau lokal jowo Madu Roso di Kaponan Mlarak. Ditambahkan, kegiatan penanggulangan OPT dan modifikasi iklim bertujuan agar budidaya tembakau bisa berjalan baik menghasilkan tembakau berkualitas dan aman dari serangan hama maupun penyakit.

Karenanya kualitas SDM petani ditingkatkan, dimana Dinas perkebunan provinsi jatim juga membantu peralatan. Acara yang digelar mulai Selasa, 9 Agustus 2022 lalu, diawali dengan pelatihan modifikasi iklim pemberian tanaman Refugia dan bunga kertas, kenikir dan bunga matahari.

Ditambahkan, tanaman Refugia digunakan dalam perkebunan dikembangkan sebagai tempat perlindungan dan sumber pakan bagi serangga musuh alami. Saat ini sudah banyak petani yang sadar penggunaan pestisida kimia berbahaya  untuk keseimbangan lingkungan. Petani sudah mulai beralih  mencari alternatif lain yakni membuat pestisida sendiri dari tanaman-tanaman yang ada disekitar termasuk refugia sebagai bahan agen pengendali hayati – APH. Melalui kesempatan tersebut petani dilatih membuat APH meski sebenarnya juga sudah ada sekolah lapangan pengendalian hama.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: 94 Ribu KPM Penerima BPNT Juga Terima BLT BBM, Hari Pertama Disalurkan di 3 Kecamatan
Next: Beat Biru Muadzin Hilang di Belakang Masjid, Jok Motor Berisi Uang ATM Dan SIM

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.