Jelajah

Bertahun-tahun Hidup di Mushola, Mbok Tumini Akhirnya Dibangunkan Rumah oleh Warga

Setelah sekian lama harus hidup di mushola dengan kondisi sakit-sakitan, Mbok Tumini, warga RT 03 RW02 dukuh Pakis Jambon, dalam waktu dekat bisa menempati rumah layak huni. Ini setelah pemerintah desa bersama warga melakukan pembangunan rumah terhadap janda 2 anak tersebut.

Suwandi, kamituwo dukuh setempat mengatakan, rumah yang dibangun ukuran 5 kali 6 meter berdiri di atas lahan mbok Tumini sendiri. Pasalnya yang bersangkutan sebelum tinggal di mushola, pernah memiliki rumah yang juga dibangun swadaya warga, tapi ambruk.

Karena masih memiliki kakak, akhirnya dia dan satu anaknya tinggal di rumah kakanya itu. Tapi kakaknya tersebut memiliki anak yang mengalami gangguan mental dan diancam sering dibunuh sehingga takut. Akhirnya pilih tinggal sementara di mushola yang lokasinya depan rumah kakaknya.

Karena warga merasa iba, akhirnya sepakat untuk mendirikan rumah mbok Tumini lagi. Apalagi juga mendapatkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pusat senilai 20 juta rupiah. Untuk kebutuhan sehari-hari, warganya itu mendapatkan bantuan pangan┬ánon tunai – BPNT dan masuk dalam progam keluarga harapan-PKH.

Adapun pembongkaran rumah sudah mulai dilakukan Sabtu kemarin dengan harapan satu bulan, rumah sudah berdiri. Pemerintah desa juga mengupayakan tanah yang ditempati mbok Tumini, sudah atas nama sendiri.