Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • September
  • 13
  • Tas dan Dompet Mendong dari Nailan Slahung, Sempat Dipilih Untuk Oleh-oleh Presiden
  • Jelajah

Tas dan Dompet Mendong dari Nailan Slahung, Sempat Dipilih Untuk Oleh-oleh Presiden

Gema Surya FM Senin 13 September 2021 | 11:02 WIB
Mendong

Mendong dulu dikenal untuk membuat alas atau tikar, namun di tangan orang kreatif tanaman jenis rerumputan tersebut, sudah naik kelas menjadi kerajinan tas dan dompet. Salah satu orang kreatif memanfaatkan mendong menjadi kerajinan tangan itu adalah Ihtiari Purweni, warga Nailan Slahung. Sejak setahun terakhir, menekuni home made tas dan dompet dengan anyaman mendong. Kepada gema surya, pengusaha yang memiliki Atiya Collection itu mengaku tas berbahan anyaman mendong tersebut dibuat sejak pandemi.

Awalnya usahanya lesu karena pasar mulai jenuh dan ekonomi warga lesu. Kemudian dirinya tergerak untuk menciptakan sesuatu yang baru yang ramah lingkungan namun memiliki seni tinggi. Terbersit untuk memanfaatkan mendong, karena tikar mendong kurang diminati lagi. Sehingga akhirnya mencari bahan baku itu ke wilayaj Jambon dan Sampung. Pertama kali memunculkan produknya itu, tak banyak karena kurang percaya diri bisa diterima masyarakat. Ternyata di luar dugaan, pertama kali dimunculkan di pasar online, banyak permintaan. Bahkan tak hanya di pasar nasional, melainkan hingga mancanegara seperti Hongkong dan Taiwan.

Pernah juga mendapat pesanan dari istri wakil gubenur Jatim Arumi Bachsin. Yang bikin bangga, produksinya tersebut dipercaya untuk oleh-oleh untuk presiden Joko Widodo saat meresmikan waduk Bendo beberapa waktu lalu. Hanya saja yang jadi kendala terkait keterbatasan bahan baku mendong yang makin sulit dicari. Padahal pihaknya sudah mensiasati memadukannya dengan kulit sintetis. Soal harga bervariasi tergantung ukuran dan model. Biasanya satu set tas dan dompetnya, dihargai minimal 15o ribu rupiah.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Satu Keluarga Tertimpa Atap Rumah Saat Asyik Nonton TV
Next: Rekor Terendah Selama Pandemi, Shelter Tambak Bayan Hanya Rawat 8 Pasien Covid 19

Related Stories

tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
nurhadi
  • Jelajah

Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:49 WIB
LPG
  • Jelajah

LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.