HeadlineJelajah

Satgas Penanganan Covid-19 Ponorogo Tahun Depan Rencanakan Beli Alat Pengambil Plasma Konvalesen

Satgas Covid-19 Ponorogo berencana membeli alat pengambil plasma konvalesen penyintas Covid-19 seharga 3 milyar pada tahun depan. Seperti dikatakan Agus Pramono Sekda Ponorogo, pihaknya akan membeli alat tersebut, namun jika tahun depan masih pandemi covid 19. Dijelaskan, sebelum alat tersebut terbeli, Pemkab Ponorogo berencana mengumpulkan penyintas Covid-19 yang bersedia mendonorkan plasma konvalesen. Pemkab Ponorogo akan menghitung biaya pengambilan plasma konvalesen tersebut dari anggaran penanganan Covid-19. Atau bisa juga ditukar antara kantong plasma konvalesen dengan penyintas yang siap mendonorkan darahnya. Terapi plasma konvalesen menjadi salah satu harapan pasien Covid-19 agar bisa bertahan bahkan sembuh.

Sekda Agus menambahkan,Satgas Penanganan Covid-19 Ponorogo mulai mendata pasien Covid-19. Mereka yang didata yakni mereka yang telah sembuh yang bersedia mendonorkan plasma konvalesen. Satgas akan mendata 25 orang terlebih dahulu yang kemudian akan diperiksa oleh Palang Merah Indonesia (PMI). Jika PMI menyatakan siap, akan mengirim ke Tulungagung, Kota Blitar, Surabaya, atau Gresik. Keempat kabupaten/kota tersebut telah memiliki alat untuk mengambil darah penyintas Covid-19 dan mengolahnya menjadi plasma konvalesen. Pasalnya disana sudah ada ketersediaan plasmanya. Misalnya pihaknya mengambil 10 kantong plasma, pihaknya menggantinya dengan 10 orang yang siap mendonorkan darahnya.

Menurut Agus, dengan terapi plasma konvalesen harapan kesembuhan pasien Covid-19 lebih besar. Di Ponorogo sendiri sudah ada 4.015 penyintas Covid-19 yang berhasil sembuh. Sementara 25 orang dulu nantinya dilanjutkan melalui koordinasi Dinkes dengan PMI.