Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Iseng Gunakan Mur untuk Cincin, Panggil Damkar Satpol PP
  • Kejari Sita Lagi Rp1,049 M dari Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo
  • Tidak Ada Penumpukan Sampah Saat Kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo di Alun-Alun, DLH Klaim Warga Mulai Sadar Kebersihan
  • PDAM Macet, Puluhan KK di Dukuh Dungus Karangpatihan Pulung Dilanda Krisis Air Bersih
  • Pemkab Ponorogo Gelar Berbagai Lomba Agustusan, Diikuti ASN Semua OPD
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Juni
  • 10
  • Witoyo Pengrajin Batok Kelapa dari Carat Kauman Yang Siap Go International
  • Jelajah

Witoyo Pengrajin Batok Kelapa dari Carat Kauman Yang Siap Go International

Gema Surya FM Kamis 10 Juni 2021 | 09:37 WIB
Batok

Kisah inspiratif datang dari desa Carat Kauman Somoroto, dimana Witoyo salah satu warganya, usahanya sukses berkat batok kelapa. Dari tangan dinginnya itu, limbah buah kelapa tersebut dijadikan berbagai macam kerajinan dari peralatan rumah tangga, hingga souvenir seperti gantungan kunci. Uniknya, lelaki 35 tahun tersebut belajar secara otodidak. Kepada gema surya, Witoyo menceritakan awalnya menjadi pengrajin tempurung kelapa. Tahun 2015 lalu, dirinya menganggur dan bingung kerja apa dan dimana.

Tiba-tiba terbersit membuat emban atau ring cincin yang terbuat dari batok kelapa. Sebab pada tahun tersebut, lagi booming akik, sementara harga emban atau ring cincinnya mahal. Dipilihnya batok karena bahan bakunya mudah didapat dan sering dijadikan bahan untuk memasak di tungku. Kemudian, produknya tersebut dipakai oleh salah satu PMI di Malaysia. Dari situlah, akhirnya dikenal dari mulut ke mulut dimana akhirnya banyak pesanan.

Witoyo menambahkan uang hasil penjualan tersebut dibelikan peralatan. Kemudian dia berhasil mengembangkan kerajinan batok kelapa menjadi peralatan dapur, dari enthong, mangkuk, satu set cangkir dan masih banyak lagi. Selain itu ada juga sovenir gantungan kunci. Karenanya harganya bervariasi dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung banyaknya bahan yg dipakai hingga tingkat kesulitannya. Selama ini dirinya mendatangkan bahan baku dari Trenggalek dan Pacitan.

Untuk pemasarannya, bukan hanya lokal namun juga international. Sebab hasil karyanya tersebut sering dibawa para PMI di luar negeri seperti Hongkong, Taiwan, Jepang dan Korea. Bahkan tak lama lagi juga akan tampil di pasar Australia. Sementara untuk omzet perbulan bisa meraup jutaan rupiah.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Harga Sempat Anjlok Petani Masih Optimis ,Porang Tetap Jaya
Next: Pemkab Siapkan 39 Milyar Untuk Gaji 13 PNS

Related Stories

Mur Tersangkut di jari karna Iseng (Foto: Bambang Supeno)
  • Headline
  • Jelajah

Iseng Gunakan Mur untuk Cincin, Panggil Damkar Satpol PP

Gema Surya FM Kamis 13 Agustus 2026 | 11:05 WIB
Kejari Sita Lagi Rp1,049 M dari Kasus Korupsi Tunjangan Perumahan (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Kejari Sita Lagi Rp1,049 M dari Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo

Gema Surya FM Kamis 13 Agustus 2026 | 10:49 WIB
Tidak Ada Penumpukan Sampah Saat Kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo di Alun-Alun (Foto: Ilustrasi)
  • Headline
  • Jelajah

Tidak Ada Penumpukan Sampah Saat Kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo di Alun-Alun, DLH Klaim Warga Mulai Sadar Kebersihan

Gema Surya FM Rabu 12 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.