Jelajah

Hajatan Diperbolehkan, Perias Manten Pemasukan Belum Maksimal

Diperbolehkanya hajatan, kalangan perias manten masih mengaku belum bisa mendapatkan pendapatan maksimal. Ditengah pandemi ini, warga banyak memilih konsep pernikahan yang lebih sederhana. Sehingga mesti boleh hajatan, tetap saja banyak alat resepsi yang belum terpakai maksimal.

Salah satunya seperti yang dialami Sayid, pemilik usaha dekor dan rias manten asal Sukosari. Sebenarnya dirinya tetap bersyukur dengan kondisi ini, namun diakui memang dari sisi penghasilan belum ada kenaikan yang signifikan. Bagaimana tidak, jika sebelumnya satu hajatan manten dirinya bisa merias setidaknya 20 orang kini dalam satu hajatan hanya 2-6 orang saja. Selain itu, lantaran ada pembatasan dekornya juga minta dengan konsep sederhana. Sehingga mau tidak mau, banyak alat-alat resepsi yang sebenarnya juga masih nganggur.

Masih kata Sayid, dirinya tidak bisa merinci secara detail berapa penurunan omset akibat pandemi ini. Di Sisi lain dirinya bersyukur meski banyak pembatasan, di masa perpanjangan ini sudah diperbolehkan ada hajatan. Paling tidak itu bisa menjadi pemasukan dari pada tidak ada sama sekali. Harapan nya kondisi ini lekas pulih, dan hajatan bisa kembali seperti sebelumnya tanpa ada banyak pembatasan.