Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2020
  • Oktober
  • 20
  • La-Nina, Sejumlah Antisipasi Dilakukan di Ponorogo
  • Headline
  • Jelajah

La-Nina, Sejumlah Antisipasi Dilakukan di Ponorogo

Gema Surya FM Selasa 20 Oktober 2020 | 13:18 WIB
DAM
Normalisasi Sungai. Foto : Siswanto

Sejak beberapa hari terakhir cuaca di Ponorogo boleh di kata cukup ekstrim. Sejumlah wilayah sangat panas namun tiba-tiba diguyur hujan dengan intensitas lebat disertai angin. Kondisi cuaca seperti ini, kata Setyo Budiono Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, merupakan dampak awal dari La Nina. Bahkan prediksi dari Badan Meteorologi dan Geofisika – BMKG, mulai 18 Oktober hingga 24 oktober 2020 akan terjadi hujan lebat dengan intensitas  40 persen lebih tinggi dibanding hujan normal.

Pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada warga yang tinggal di daerah daerah rawan bencana longsor, banjir maupun yang ada di kawasan aliran sungai untuk waspada dengan cuaca ekstrim. selain itu sejumlah sungai di Ponorogo sudah dilakukan normalisasi.

Sehubungan dengan hal itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPKP). OPD yang dipimpin Jamus Kunto tersebut intensif berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai – BBWS  Bengawan Solo terkait antisipasi bencana banjir.

Siswanto, Kabid Sumber Daya Air DPUPKP mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG dampak La-Nina salah satunya akan ada hujan lebat yang bisa berpotensi banjir karena adanya luapan air sungai. Untuk itu, yang dilakukan bersama BBWS Solo, melakukan sejumlah perbaikan tanggul seperti di Kali Sawo, Kali Tempuran di Kelurahan Brotonegaran hingga perbaikan tanggul di desa Gabel, Dam Sungkur atau Sungai Taap. Semua proyek tersebut semua didanai BBWS Solo dan sudah rampung. Sementara dana DAU, sekitar 1 milyar rupiah, untuk perbaikan Dam Urung Urung, Saluran Cokromenggalan dan upaya pengendalian banjir di 5 UPT.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Tugu Nol Kilometer, Icon Baru Ponorogo
Next: Hebat, Tinggal 12 Pasien Positif Corona Yang Jalani Isolasi

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.