Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH
  • Permudah Identifikasi, Ratusan Koper Jamaah Haji Ponorogo Diberi Kode Unik
  • Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh
  • PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri
  • Hendak Mengecas HP, IRT di Tulung Sampung Meninggal Dunia Tersengat Listrik
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2020
  • September
  • 26
  • Jelang Berakhirnya Operasi Yustisi, Pelanggaran Kian Berkurang
  • Jelajah

Jelang Berakhirnya Operasi Yustisi, Pelanggaran Kian Berkurang

Gema Surya FM Sabtu 26 September 2020 | 09:15 WIB
Operasi Yustisi oleh Kepolisian dengah Mobil Covid Hunter
Operasi Yustisi oleh Kepolisian dengah Mobil Covid Hunter

Menjelang berakhirnya operasi yustisi, Jumlah pelanggar protokol kesehatan di Ponorogo, semakin menurun. Bahkan, data terakhir tidak ada masyarakat yang kena penindakan alias denda uang, namun  hanya sanksi sosial , alias hanya termasuk pelanggaran ringan.

AKP Edi Suyono, Kasat Sabhara Polres Ponorogo mengakui, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan semakin tinggi. Bila di awal-awal razia jumlah pelanggaran per harinya yang harus membayar denda mencapai 30-40 pelanggar, maka jumlah yang terjaring razia belakangan ini hanya sekitar 10 pelanggar.  Begitu pula jumlah sanksi sosial, dulu per harinya bisa mencapai 50-60 pelanggar, belakangan ini juga menurun drastis hanya sekitar 5- 10 pelanggar.

Yang melegakan, Dari warga yang melanggar itupun rata-rata sudah mengenakan masker, hanya saja memang memakainya secara tidak sempurna, sehingga tetap masuk kategori pelanggaran ringan, yang hukumannya menyanyikan lagu indonesia raya, maupun push up. Titik- titik yang menjadi sasaran razia seperti di Alun-alun, cafe, angkringan maupun di seluruh kota, yang digunakan sebagai tempat berkerumun warga.

AKP Edi Suyono menambahkan, jumlah total pelanggaran selama operasi yustisi mencapai 1000 lebih. Nantinya, setelah berakhirnya operasi yustisi, akan dilakukan evaluasi, apakah akan dilanjutkan atau dihentikan. Yang jelas disesuaikan dengan kondisi di masing-masing daerah. Sementara operasi yustisi dimulai 14 September dan akan berakhir 27 September 2020.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Polsek Ngrayun Gencar Lakukan Razia Masker di Sejumlah Toko
Next: SMPN 1 Badegan Belum Diijinkan Menyelenggarakan Uji Coba PTM

Related Stories

qdho
  • Jelajah

PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:38 WIB
dmsas
  • Jelajah

Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:50 WIB
gemeib
  • Jelajah

PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 16:26 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.