HeadlineJelajah

2 Hari Operasi Zebra, Polisi Jaring 182 Pelanggaran, Terbanyak Pengendara Dibawah Umur

2 hari digelar operasi Zebra Semeru, jajaran Satlantas Polres Ponorogo mengeluarkan sekitar 182 surat tilang. Pengendara bermotor yang melanggar masih didominasi anak-anak di bawah umur. Seperti disampaikan Ipda Abdul Kholik, Kanit Kamsel Satlantas menjelaskan mereka masuk dalam prioritas sasaran tilang karena pengendara di bawah umur belum layak berkendara di jalan raya.

Banyak kasus lakalantas terjadi selama ini dengan korban pelajar sekolah yang belum mengantongi SIM. Lebih lanjut dijelaskan jika selain menyasar pengendara di bawah umur, penerbitan surat tilang kepada ratusan pelanggar kemarin, juga didapati melawan arus di jalan HOS Cokroaminoto dan jendral Sudirman dan Urip Sumoharjo.

Operasi Zebra Semeru yang digelar mulai 3 Oktober hingga 16 Oktober 2022, dilakukan di titik-titik black spot dan trouble spot. Namun pihaknya juga melakukan patroli di sejumlah kawasan berpotensi  kecelakaan lalu lintas seperti jalur Ponorogo Trenggalek, Ponorogo Slahung maupun jalan raya Ponorogo Badegan. 

Untuk menjangkau kawasan pinggiran, dikerahkan mobil Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR). Hanya saja beberapa hari ke depan belum bisa dioptimalkan karena ada gangguan teknis.

Asal tahu saja, operasi Zebra Semeru kali ini menyasar 7 pelanggaran kasat mata berpotensi menyebabkan lakalantas. Diantaranya melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan HP saat sedang mengemudi, tidak menggunakan helm SNI, melebihi batas kecepatan , sepeda motor berboncengan lebih dari dua orang, pengendara masih dibawah umur dan kebut kebutan.