
KBM Sekolah Rakyat Ponorogo Dimulai 14 Juli, Siswa Baru Belajar di Madiun (Foto: Yudi)
Para peserta didik Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo bersiap kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar setelah libur sekolah. Kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran 2026/2027 dijadwalkan mulai berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026.
Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, berbagai persiapan dilakukan oleh tenaga pendidik hingga wali asrama untuk menyambut kembali para siswa yang telah pulang ke daerah masing-masing selama masa liburan.
Kepala Sekolah Rakyat Ponorogo, Devit Tri Candrawati, mengatakan persiapan menyambut tahun ajaran baru telah dilakukan jauh-jauh hari. Meski tahun ini belum menerima peserta didik baru di lokasi SR Ponorogo, seluruh sarana dan prasarana tetap ditata untuk menyambut 109 siswa jenjang SD hingga SMA yang telah lebih dahulu menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
“Persiapan sudah kami lakukan sejak jauh hari. Seluruh sarana kembali kami tata untuk menyambut 109 peserta didik yang akan kembali mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat Ponorogo,” ujar Devit Tri Candrawati.
Ia menjelaskan, siswa baru tahun ajaran 2026/2027 untuk sementara mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat Madiun. Sementara itu, kegiatan di SR Tambakbayan Ponorogo masih diisi oleh para siswa angkatan sebelumnya.
“Untuk tahun ini, peserta didik baru masih belajar di Sekolah Rakyat Madiun. Sedangkan di SR Tambakbayan merupakan siswa-siswa yang sudah lebih dulu mengikuti program Sekolah Rakyat,” katanya.
Menurut Devit, para pendidik juga terus mengembangkan inovasi pembelajaran. Guru tidak hanya dituntut menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membangun kedekatan dengan para siswa agar proses pendidikan berjalan lebih optimal.
“Kami mendorong para guru agar tidak hanya fokus pada transfer ilmu, tetapi juga mampu membangun kedekatan dengan siswa sehingga mereka merasa nyaman selama mengikuti pendidikan berasrama,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah juga akan memfasilitasi para orang tua yang ingin menjenguk anaknya di Sekolah Rakyat Madiun. Namun, kunjungan tersebut akan diatur secara berkala dan tidak dilakukan setiap hari.
“Kami akan memfasilitasi wali murid yang ingin menjenguk anaknya di Madiun, tetapi kunjungannya akan dijadwalkan, tidak setiap hari, agar kegiatan belajar siswa tetap berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Terkait pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Ponorogo, Devit menyebut pembangunan gedung di kawasan Jurang Gandul, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, segera dimulai. Pihaknya berharap pembangunan dapat selesai sebelum tahun ajaran 2027/2028 sehingga seluruh siswa Sekolah Rakyat Ponorogo dapat belajar di satu lokasi.
“Kami berharap pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen segera dimulai dan selesai sebelum tahun ajaran 2027/2028. Dengan begitu seluruh siswa bisa belajar di satu lingkungan, tidak lagi terpisah seperti saat ini, sehingga proses pembelajaran dan pendampingan juga akan lebih optimal,” pungkas Devit Tri Candrawati.



