
Pengunjung Perpusda Ponorogo Naik 8 Kali Lipat (Foto: Yudi)
Selama masa libur sekolah, jumlah pengunjung di Perpustakaan Daerah Kabupaten Ponorogo mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Banyak pelajar memanfaatkan waktu luang dengan datang ke perpustakaan untuk membaca, meminjam buku, hingga membuat kartu anggota perpustakaan.
Kepala Bidang Layanan dan Informasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo, Sari Windrawati, mengatakan selama tiga pekan masa liburan, mulai 22 Juni hingga 11 Juli 2026, jumlah pengunjung meningkat hingga delapan kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.
“Selama masa libur sekolah, mulai 22 Juni sampai 11 Juli 2026, jumlah pengunjung perpustakaan meningkat cukup signifikan, bahkan mencapai sekitar delapan kali lipat dibandingkan hari biasa,” ujar Sari Windrawati.
Menurutnya, jika pada hari normal jumlah pengunjung dalam satu bulan hanya berkisar 40 orang, selama masa liburan angka tersebut telah menembus lebih dari 400 pengunjung. Hingga akhir masa libur sekolah, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang.
“Biasanya dalam satu bulan pengunjung hanya sekitar 40 orang. Namun selama liburan ini sudah mencapai lebih dari 400 pengunjung dan diperkirakan hingga akhir liburan bisa menembus 500 orang,” katanya.
Sari menjelaskan, mayoritas pengunjung merupakan pelajar yang datang untuk membaca buku, meminjam koleksi perpustakaan, maupun membuat kartu anggota. Sebagian besar mencari buku referensi dan buku pelajaran sebagai persiapan menghadapi tahun ajaran baru.
“Rata-rata yang datang adalah pelajar. Ada yang membaca di perpustakaan, meminjam buku, membuat kartu anggota, dan banyak juga yang mencari buku referensi maupun buku pelajaran untuk mendukung kegiatan belajar,” jelasnya.
Ia berharap meningkatnya jumlah pengunjung selama libur sekolah dapat menjadi kebiasaan positif yang terus berlanjut meski kegiatan belajar mengajar kembali dimulai.
“Kami berharap meningkatnya kunjungan selama liburan ini bisa berdampak positif terhadap jumlah pengunjung pada hari-hari biasa, sehingga minat baca masyarakat, khususnya pelajar, terus meningkat,” pungkas Sari Windrawati.



