
poster DLH ajak warga Ponorogo hindari kantong plastik (foto: istimewa)
Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengajak masyarakat untuk menggunakan kemasan ramah lingkungan saat pembagian daging kurban.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang berpotensi menambah volume sampah, terutama saat momentum Iduladha.
Kabid Pengelolaan Sampah dan Pertamanan DLH Ponorogo, Adhi Fahrianto, mengatakan imbauan ini ditujukan kepada seluruh panitia kurban dan masyarakat.
“Kami mengimbau panitia kurban, pengurus lingkungan, hingga masyarakat untuk beralih menggunakan kemasan ramah lingkungan,” ujarnya.
Ia menyebut sejumlah alternatif kemasan yang bisa digunakan.
“Seperti besek bambu, daun pisang, wadah anyaman, maupun kantong yang dapat digunakan kembali,” jelasnya.
Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Ini bagian dari upaya kami meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan,” terangnya.
Momentum Iduladha dinilai berpotensi meningkatkan penggunaan sampah plastik.
“Pada saat Iduladha, penggunaan plastik biasanya meningkat signifikan,” ungkapnya.
Selain ramah lingkungan, kemasan alami juga dinilai lebih baik untuk kualitas daging.
“Kemasan alami juga mampu menjaga kualitas daging tetap baik dan aman saat didistribusikan,” imbuhnya.
Pihaknya juga mengingatkan pentingnya pengelolaan limbah kurban.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengelola sampah sisa pemotongan hewan kurban dengan baik agar tidak mencemari lingkungan,” pungkasnya.



