
Tanah longsor menerjang rumah milik Sanijo (50), warga RT 03 RW 08 Dukuh Purworejo, Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Selasa malam (24/2/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp12 juta.
Kepala Dusun Purworejo, Sumarno, mengatakan longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
“Kejadiannya sekitar pukul 20.30 WIB. Hujan deras sudah turun sejak sore. Tiba-tiba salah satu penghuni rumah mendengar suara gemuruh, lalu berteriak meminta semua keluar rumah,” ujarnya.
Menurutnya, tebing yang berada di dekat rumah korban tiba-tiba runtuh dan menerjang tembok samping rumah hingga merusak sekitar 10 persen bangunan.
“Material longsor mengenai bagian samping rumah. Kerusakan kurang lebih 10 persen bangunan,” jelasnya.
Meski terdampak longsor, lima orang penghuni rumah tersebut masih tetap bertahan dan tidak mengungsi ke rumah tetangga karena kondisi rumah dinilai masih bisa ditempati. Namun, pihak desa mengimbau agar keluarga tersebut segera mencari tempat yang lebih aman saat hujan deras turun.
“Kami minta kalau hujan deras sebaiknya mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman demi keselamatan,” tambah Sumarno.
Pihak desa juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD serta Muspika Kecamatan Ngrayun untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sumarno menambahkan, peristiwa longsor yang menimpa rumah tersebut sudah terjadi untuk ketiga kalinya. Karena itu, pihaknya berharap ada solusi relokasi ke lahan yang lebih aman.
“Ini sudah yang ketiga kalinya. Harapan kami ke depan bisa dicarikan lahan baru untuk relokasi agar lebih aman,” pungkasnya.



