Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan
  • Kebakaran Rumah di Desa Campursari Sambit , Kerugian 200 Juta
  • 564 Jemaah Haji Ponorogo Akan Tiba 5 Juni 2025 di Sambut di Alon-Alon
  • Pembukaan Grebeg Suro Dijadwalkan 6 Juni 2026, FNRP dan FRR Diikuti Puluhan Grup Reog
  • Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Januari
  • 25
  • Di Tumpakpelem Puluhan Sapi Mati, dan 181 Terjangkit PMK Selama 2 Minggu Terakhir
  • Headline
  • Jelajah

Di Tumpakpelem Puluhan Sapi Mati, dan 181 Terjangkit PMK Selama 2 Minggu Terakhir

Gema Surya FM Sabtu 25 Januari 2025 | 12:30 WIB
Sapi PMK

Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) melanda Desa Tumpakpelem, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, menyebabkan kerugian besar bagi para peternak. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 27 sapi mati akibat PMK, sementara 181 sapi lainnya sedang dalam proses pengobatan.

Wahyu, Sekretaris Pemerintah Desa Tumpakpelem, menjelaskan bahwa wabah ini mulai terdeteksi pada 8 Januari 2025. Dalam waktu seminggu, penyakit tersebut telah menyebar dengan cepat, tidak hanya di Tumpakpelem tetapi juga ke desa-desa sekitar.

“Awalnya hanya satu sapi yang terkena PMK, tetapi seminggu kemudian sudah menyebar. Ternak yang terkena PMK ini memang belum pernah divaksin sama sekali,” kata Wahyu.

Kerugian yang ditimbulkan sangat besar, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selain kematian puluhan sapi, harga sapi yang masih sehat pun turut anjlok akibat wabah ini.

“Para peternak sudah berupaya secara mandiri melakukan pengobatan, tapi kadang ada sapi yang tetap tidak bisa diselamatkan,” tambah Wahyu.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah desa telah melaporkan situasi ini ke dinas terkait. “Pihak dinas sudah turun tangan untuk membantu para peternak dalam menangani wabah ini,” ujarnya.

Para peternak berharap bantuan dari pemerintah dapat mempercepat penanganan dan pencegahan agar wabah tidak semakin meluas. Wabah PMK menjadi pukulan berat bagi ekonomi peternak lokal yang sangat bergantung pada hasil ternak mereka.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Polisi Panggil 8 Saksi Atas Kasus Dugaan Penganiayaan Berujung Maut di Kelurahan Paju
Next: Tanah Longsor di Wonodadi Ngrayun, Timpa Rumah Warga

Related Stories

evakuasi ular pithon di dua lokasi (foto: yudi)
  • Jelajah

Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 14:05 WIB
proses evakuasi korban terperosok ke jurang (foto: Plt Kapolsek Bungkal,Ipda Muhammad Khudori)
  • Headline
  • Jelajah

Rem Blong, Vario Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter di Desa Pelem Bungkal

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 12:04 WIB
warga bergotong royong menandu orang sakit di temon ngrayun (foto: Edy hartoyo)
  • Jelajah

Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.