Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Januari
  • 25
  • Di Tumpakpelem Puluhan Sapi Mati, dan 181 Terjangkit PMK Selama 2 Minggu Terakhir
  • Headline
  • Jelajah

Di Tumpakpelem Puluhan Sapi Mati, dan 181 Terjangkit PMK Selama 2 Minggu Terakhir

Gema Surya FM Sabtu 25 Januari 2025 | 12:30 WIB
Sapi PMK

Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) melanda Desa Tumpakpelem, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, menyebabkan kerugian besar bagi para peternak. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 27 sapi mati akibat PMK, sementara 181 sapi lainnya sedang dalam proses pengobatan.

Wahyu, Sekretaris Pemerintah Desa Tumpakpelem, menjelaskan bahwa wabah ini mulai terdeteksi pada 8 Januari 2025. Dalam waktu seminggu, penyakit tersebut telah menyebar dengan cepat, tidak hanya di Tumpakpelem tetapi juga ke desa-desa sekitar.

“Awalnya hanya satu sapi yang terkena PMK, tetapi seminggu kemudian sudah menyebar. Ternak yang terkena PMK ini memang belum pernah divaksin sama sekali,” kata Wahyu.

Kerugian yang ditimbulkan sangat besar, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selain kematian puluhan sapi, harga sapi yang masih sehat pun turut anjlok akibat wabah ini.

“Para peternak sudah berupaya secara mandiri melakukan pengobatan, tapi kadang ada sapi yang tetap tidak bisa diselamatkan,” tambah Wahyu.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah desa telah melaporkan situasi ini ke dinas terkait. “Pihak dinas sudah turun tangan untuk membantu para peternak dalam menangani wabah ini,” ujarnya.

Para peternak berharap bantuan dari pemerintah dapat mempercepat penanganan dan pencegahan agar wabah tidak semakin meluas. Wabah PMK menjadi pukulan berat bagi ekonomi peternak lokal yang sangat bergantung pada hasil ternak mereka.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Harga LPG 3 Kg Naik Mulai 15 Januari, Agen Minta Konsumen Beli di Pangkalan Resmi
Next: Tuntut Kasun Dicopot, Puluhan Warga Geruduk Balai Desa Badegan

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.