Jelajah

Cabai Segar Mahal, Konsumen Mulai Beralih ke Cabai Kering

Harga cabe segar yang terus melonjak di pasaran telah mendorong konsumen untuk mencari alternatif yang lebih terjangkau, seperti lombok kering. Nining, seorang pedagang di Pasar Legi Ponorogo, mengungkapkan permintaan terhadap lombok kering mengalami peningkatan mencolok hingga 50% dalam dua pekan terakhir.

Sebelumnya, konsumen utama bagi pedagang seperti Nining adalah pemilik warung makan dan penjual makanan seperti mie ayam, bakso, dan soto. Namun, dalam beberapa hari terakhir, kelompok rumah tangga juga mulai tertarik untuk membeli lombok kering sebagai alternatif cabe segar.

Nining menjelaskan bahwa meskipun harga lombok kering sebenarnya sama dengan harga cabe segar, yakni sekitar 75 ribu rupiah per kilogramnya, lombok kering memiliki keuntungan dalam hal kwantitas. Dengan sedikit saja digunakan, rasanya sudah terasa pedas. Selain itu, keunggulan cabe kering adalah kualitasnya yang bagus karena diimpor dari India. Lombok kering memiliki warna yang cantik, rasa pedas yang lebih tajam, dan daya tahan yang lebih lama.

Kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah yang sebelumnya sekitar Rp 20 rupiah per kilogramnya kini telah merangkak menjadi Rp 25 ribu per kilogramnya