Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • Oktober
  • 17
  • Bakar Sampah di Kebun, Nenek Renta Asal Grogol Sawoo Ditemukan Meninggal dengan Luka Bakar
  • Jelajah

Bakar Sampah di Kebun, Nenek Renta Asal Grogol Sawoo Ditemukan Meninggal dengan Luka Bakar

Gema Surya FM Selasa 17 Oktober 2023 | 11:02 WIB
21

Nasib tragis menimpa Tukirah, seorang nenek berusia 68 tahun yang merupakan warga Desa Grogol Sawo, Kabupaten Ponorogo. Tukirah ditemukan meninggal dunia dengan kondisi separuh tubuhnya terpanggang di kebun tak jauh dari rumahnya pada Senin (16/10) sore.

Kuat dugaan, korban tewas lantaran terlalu banyak menghirup asap saat membakar sampah. Sayangnya, orang-orang tidak mengetahui kejadian ini dengan segera, sehingga kobaran api dari dedaunan kering pohon bambu ikut membakar tubuh rentanya.

Kapolsek Sawoo, AKP Joko Suseno menjelaskan berdasarkan keterangan warga setempat, Tukirah kesehariannya membersihkan dan membakar sampah. Warga sebelumnya telah beberapa kali memberikan nasehat agar tidak membersihkan kebun dengan cara membakar, namun nasehat ini tidak diindahkan oleh korban.

Ketika jasad korban ditemukan, lokasi kejadian masih dikelilingi oleh api. Korban mengalami luka bakar hingga sekitar 40% di bagian kepala, tangan, dan kaki.

Hasil pemeriksaan oleh pihak berwenang menyimpulkan bahwa kasus ini adalah murni kecelakaan, sehingga jenazah korban akhirnya diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Keluarga korban juga menolak dilakukan otopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah yang tragis.

Insiden ini diharapkan menjadi pengingat bagi semua orang tentang bahaya membersihkan kebun dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca tidak mendukung.

Pihaknya berpesan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menggunakan metode pembakaran untuk membersihkan kebun, dan pihak berwenang serta masyarakat setempat berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Progres Pembangunan MRMP Diatas 42 Persen, Pemkab Optimis Tepat Waktu
Next: Harga Jagung Merangkak Naik, Bisa Tutupi Biaya Pembelian Pupuk

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.