Jelajah

Harga Jagung Merangkak Naik, Bisa Tutupi Biaya Pembelian Pupuk

Harga jagung di pasaran merangkak naik seiring dengan musim panen yang masih berlangsung. Setidaknya kenaikan harga ini bisa untuk menutupi biaya pembelian pupuk non subsidi, dikarenakan terbatasnya penggunaan pupuk bersubsidi di kalangan petani.

Seperti disampaikan Tumadi petani asal Demangan Siman, harga jagung saat ini menyentuh Rp.4.700 per kilogram kering giling dari sawah, naik dari sebelumnya yang hanya Rp.4000 per kilogram. Kenaikan ini terjadi selama beberapa waktu terakhir, seiring musim panen yang hampir selesai di wilayah Demangan, kenaikan ini juga menjadi kabar baik bagi petani karena keuntungan yang di dapat, bisa menutup biaya tanam.

Biaya tanam yang paling banyak adalah pupuk, dimana kata Tumadi, dengan jatah pupuk subsidi yang terbatas membuatnya harus membeli pupuk non subsidi, meski dengan harga 2 kali lipat lebih mahal.