Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru
  • Pemkab Ponorogo Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen, PPPK Dipastikan Aman
  • Lagi, Belasan Lapak Pedagang Kembali Ditertibkan Satpol PP di Kawasan Jalan Baru dan Juanda
  • Sejak Harga Plastik Naik, Hampir Semua Bahan Kebutuhan Ikut Melangit, Pedagang Mengeluh Sepi
  • Sering Terjadi Lakalantas di Perempatan Unmer Tonatan, Dishub akan Pasang Speedbump
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2022
  • Maret
  • 26
  • Cerita Para Pedagang Gorengan yang Berjuang Demi Migor Curah Harga HET
  • Jelajah

Cerita Para Pedagang Gorengan yang Berjuang Demi Migor Curah Harga HET

Gema Surya FM Sabtu 26 Maret 2022 | 07:43 WIB
Migor
Hampir semua yang antri migor curah didominasi para pedagang.

Masih ada distributor yang menjual minyak goreng curah diatas harga eceran tertinggi (HET) Pemerintah. Informasi yang disampaikan Mahrus Tohari warga asal Ronowijayan, ada toko sembako di Jalan Gajah Mada menjual harga migor curah Rp22.500 per Kg. Padahal sesuai HET tak boleh lebih dari Rp16 ribu.

Dirinya terpaksa balik kucing memilih membeli ke distributor lainnya di Jalan KH Ahmad Dahlan meski antri sesuai dengan yang tetapkan pemerintah. Apalagi usahanya menjual kripik usus untungnya tipis. Jika nekat membeli migor dengan harga mahal tentu tak bisa menikmati laba. Padahal distributor yang jual diatas HET itu stok migornya banyak sebab berapapun dirinya minta dilayani.

Sementara untuk mendapatkan migor curah sesuai HET, harus antri sejak jam 07.00 WIB, itu pun dia sudah mendapatkan nomor antrian 33. Yang terpenting bisa mendapatkan minyak dengan harga Rp15.500 dengan jatah 10 Kg. Setiap harinya kebutuhan minyak gorengnya mencapai 9 Kg. Kalau tidak dapat minyak goreng curah maka terpaksa tutup seperti yang dialami beberapa hari terakhir.

Sama halnya dengan Misdori pedagang makanan di Aloon-aloon, dirinya enggan beralih ke minyak goreng kemasan karena harganya mahal yakni Rp25 ribu-an per liter. Sehingga kalau membeli minyak goreng kemasan dirinya akan merugi saat menjual dagangannya.

Masih kata Misdori, sehingga dirinya terpaksa berangkat antri setelah Subuh untuk bisa membeli minyak goreng curah dengan harga HET di toko Jalan KH Ahmad Dahlan. Dirinya juga pernah libur 3 hari saat tidak memperoleh minyak goreng curah. (rl) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Banyak Pertunjukan Usaha Kerajinan dan Pernak-pernik Reyog Mulai Menggeliat
Next: Lupa Mematikan Tungku Api, Rumah Di Desa Karanglo Kidul Jambon Ludes Terbakar

Related Stories

dfspni
  • Jelajah

Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 15:03 WIB
ugikkk
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen, PPPK Dipastikan Aman

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 13:51 WIB
POLL
  • Jelajah

Lagi, Belasan Lapak Pedagang Kembali Ditertibkan Satpol PP di Kawasan Jalan Baru dan Juanda

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.