Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Hingga Pertengahan April, Tercatat 50 Kejadian Bencana Alam di Ponorogo.
  • DLH Warning, Pemilik Rongsokan di Pojok Alon-Alon, Jika Tidak Dipindah Akan Diangkut Ke TPA Mrican
  • Saat kerja bakti , Plt Bupati Lisdyarita Temukan Tumpukan Rosok Di Alon-Alon Ponorogo
  • Kebakaran Pabrik Krupuk Di Polorejo Babadan , Kerugian Rp 30 Juta
  • Dishub Ponorogo Minta Tambahan Lampu PJU ke Provinsi Jatim, Untuk 3 Titik
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • November
  • 8
  • Puluhan Tahun , Tanaman Cengkeh Belum Bebas Dari Ancaman BPKC
  • Headline
  • Jelajah

Puluhan Tahun , Tanaman Cengkeh Belum Bebas Dari Ancaman BPKC

Gema Surya FM Senin 8 November 2021 | 13:31 WIB
cengkeh

Tanaman cengkeh di Ponorogo belum bebas dari ancaman Bakteri pembunuh kayu cengkeh BPKC, ini setelah organisme pengganggu tanaman (OPT) tersebut tidak bisa dilenyapkan dengan obat apapun. Tunggul Swastika Kasi produksi dan perkebunan Dinas pertanian ketahanan pangan dan perikanan (dipertahankan) menjelaskan jika BPKC menyerang cengkeh sejak tahun 1997 yang berarti sudah hampir 25 tahun, tanaman cengkeh yang terserang tidak bisa tumbuh optimal bahkan produksinya dari tahun ke tahun terus menurun. 

Tunggul mengatakan pihaknya sudah melakukan beberapa kali penelitian hingga Uji lab di berbagai Daerah, namun bakteri pembunuh kayu cengkeh itu belum ada obatnya. Yang luar biasa petani tidak patah arah dengan terus bertanam cengkeh, meski pada usia 4 hingga 5 tahun biasanya tanaman tersebut mati karena terkena serangan. Lebih lanjut dikatakan saat ini  wilayah yang paling banyak ditanami cengkeh di daerah munggu bungkal, sisanya menyebar atau sporadis di Daerah pegunungan seperti Ngebel, Pulung Sooko dan Ngrayun. 

Di beberapa Daerah juga mulai ada petani baru yang mencoba peruntungan dengan bertanam cengkeh seperti di Sahang Ngebel, mereka mencoba merubah paradigma bertanam cengkeh, yang sebelumnya dibiarkan tumbuh begitu saja kini mulai dirawat dengan pemupukan, selain itu pihaknya juga memberi stimulan dengan bantuan pupuk organik.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: BPBD sudah pasang 5 alat early warning system EWS
Next: Drs. H. Muh. Syafrudin MA, Terpilih Jadi Ketua PDM Ponorogo

Related Stories

masun
  • Jelajah

Hingga Pertengahan April, Tercatat 50 Kejadian Bencana Alam di Ponorogo.

Gema Surya FM Jumat 17 April 2026 | 13:51 WIB
WhatsApp Image 2026-04-17 at 11.16.48
  • Jelajah

Saat kerja bakti , Plt Bupati Lisdyarita Temukan Tumpukan Rosok Di Alon-Alon Ponorogo

Gema Surya FM Jumat 17 April 2026 | 12:26 WIB
sapto
  • Jelajah

DLH Warning, Pemilik Rongsokan di Pojok Alon-Alon, Jika Tidak Dipindah Akan Diangkut Ke TPA Mrican

Gema Surya FM Jumat 17 April 2026 | 12:39 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.