Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Agustus
  • 26
  • Kisah Edi Triono, Nekat Jual Lemari Dan Gerobak Untuk Biayai Pemakaman Mertua
  • Jelajah

Kisah Edi Triono, Nekat Jual Lemari Dan Gerobak Untuk Biayai Pemakaman Mertua

Gema Surya FM Kamis 26 Agustus 2021 | 07:57 WIB
PUS
Postingan Edi yang viral di media sosial / Foto: Dokumentasi

Masa pandemi menyisakan banyak cerita duka bagi warga Ponorogo yang keluarganya meninggal dunia karena covid-19, salah satunya Edi Triono, warga RT 01 RW 01 Tatung Balong yang harus kehilangan kakak kandung dan mertua dalam waktu yang nyaris bersamaan. Akibatnya dia dan keluarganya harus isolasi mandiri di Rumah sehingga tidak bisa bekerja. Yang membuatnya bingung ketika harus membiayai pemakaman Almarhum yang ternyata dibebankan kepada keluarga, padahal saat itu tidak memiliki uang sepeserpun.

Jenazah  ayah mertua harus segera dimakamkan tapi harus menunggu lama gara-gara keluarganya tidak mampu menyiapkan uang sebesar 1,5 juta rupiah, akhirnya ditengah dia dan keluarga yang masih harus isoman juga harus telpon sana-sini untuk meminjam uang, beruntung ada yang bersedia menalangi dahulu sehingga mertuanya akhirnya dimakamkan secara protokol kesehatan. Diakui jika kejadian tidak mengenakan tersebut terjadi Seminggu lalu dimana untuk kakak kandungnya tidak ada masalah karena pemakaman berada di satu Desa, yang menjadi soal adalah ayah mertua mengingat pemakamannya dilakukan di salah satu kelurahan kawasan Jenangan dimana almarhum berasal. 

Saat ini dirinya tengah berupaya untuk membayar hutang 1,5 juta tersebut dengan cara menjual lemari dan gerobak di medsos, selama PPKM selain tidak bisa bekerja lagi usahanya sebagai tukang permak baju di pasar juga sepi. Harapannya Pemerintah tidak setengah-setengah dalam membiayai  pemakaman pasien covid-19 yang meninggal dunia, sebab jika biaya tersebut dibebankan anggota keluarga apalagi dari kalangan tidak mampu sangat memberatkan. (rl)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: HP dan Dompet Dibawa Kabur Pembeli, Penjual Rujak Petis Desa Kutu Kulon Jetis Lapor Polisi
Next: Vaksinasi Serentak Pelajar Tingkat Sma Ditinjau Langsung Gubernur Khofifah

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.