Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Pemkab Ponorogo Lakukan Moratorium Perekrutan CPNS Hingga 2027
  • May Day, Pekerja Dan Pengusaha Di Ponorogo Kompak Gelar Aksi Sosial
  • Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru
  • Pemkab Ponorogo Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen, PPPK Dipastikan Aman
  • Lagi, Belasan Lapak Pedagang Kembali Ditertibkan Satpol PP di Kawasan Jalan Baru dan Juanda
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Juni
  • 23
  • Tuntut Pembagian Kios dan Lapak Pasar Adil, Ratusan Pedagang Kembali Unjuk Rasa
  • Headline
  • Jelajah

Tuntut Pembagian Kios dan Lapak Pasar Adil, Ratusan Pedagang Kembali Unjuk Rasa

Gema Surya FM Rabu 23 Juni 2021 | 14:56 WIB
New Project
Para pedagang berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Ponorogo yang terletak di jalan Alun-alun Timur. (Foto/Yudi)

Ratusan pedagang yang mengantas namakan Aliansi Forum Masyarakat Pedagang UMKM, melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD dan Pemkab Ponorogo Rabu (23/6). Aliansi yang beranggotakan pedagang pasar legi selatan, pedagang pasar legi utara, pedagang ex pengadilan, pedagang ex stasiun, dan pedagang grosir tersebut, melakukan orasi sambil membawa poster. Intinya menuntut keadilan dan trasparansi pembagian lapak di Pasar Legi. Para pedagang itu berangkat menuju ke gedung DPRD dengan menggunakan sepeda motor.

Nanang Priyo Sujatmiko, perwakilan pedagang mengatakan mereka menuntut transparansi pembagian lapak/kios maupun toko, serta prioritaskan penempatan pedagang lama yang aktif maupun tidak aktif. Untuk itu, pembagian lapak perlu diatur ulang dengan melibatkan pedagang.

Pedagang eks pengadilan juga diminta didengar aspirasinya dan diakomodir ke dalam bangunan pasar jangan di pelataran parkir. Para pedagang terrsebut juga menuntut agar pihak melengkapi prasarana air untuk warung dan penjual makanan dan yang paling penting, mengusut tuntas oknum yang melakukan jual beli lapak dan memberikan tempat lapak pedagang grosir yg memadai.

Sementara itu Didik Hariyanto, pendamping hukum pedagang usai aundensi dengan anggota DPRD mengatakan pihaknya menuntut pembagian kunci pertokoan yang dijadwalkan Kamis (24/6) dipending dulu. Sehingga kalau ada pembagian kunci di hari Kamis (24/6) para pedagang akan menolak. Selain itu penggabungan pedagang 3 pasar di satu tempat menjadi keresahan sendiri.

Sementara selain ditemui pimpinan DPRD, para pengunjuk rasa juga ditemui langsung Wabup Lisdyrita. Dikonfirmasi usai unjuk rasa, orang nomor dua di Pemkab itu berjanji akan menghentikan dulu pembagian kunci kios dan lapak, hingga masalahnya selesai. Pihaknya akan meninjau langsung Pasar Legi dan melaporkan ke bupati. Menurutnya untuk zonasi dan ukuran luasnya lapak sudah diatur oleh pemerintah pusat. (yd/rl)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Dinkes Minta Program Kehamilan Ditunda Dulu di Masa Pandemi
Next: Pengusaha Karangan Bunga Kebanjiran Order Selama Pandemi

Related Stories

suko kart
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Lakukan Moratorium Perekrutan CPNS Hingga 2027

Gema Surya FM Kamis 30 April 2026 | 16:24 WIB
wdasoh
  • Jelajah

May Day, Pekerja Dan Pengusaha Di Ponorogo Kompak Gelar Aksi Sosial

Gema Surya FM Kamis 30 April 2026 | 16:20 WIB
dfspni
  • Jelajah

Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 15:03 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.