Selama 2020, Terjadi 170 Bencana Alam di Ponorogo

Selama tahun 2020, telah terjadi sekitar 170 bencana alam di Ponorogo baik banjir, tanah longsor, kekeringan, hingga tanah retak. Hanya saja bila dibandingkan dengan tahun 2019 lalu, angka itu turun, di mana tahun sebelumnya ada sekitar 194 bencana.


Setyo Budiono Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo mengatakan tahun 2020 siklus cuaca kemarau relatif pendek. Sehingga tahun 2020 bencana yang mendominasi yakni banjir dan longsor masing-masing 26 dan 34 kejadian bencana.

Lanjut Setyo Budiono, wilayah Ngrayun masih menempati kecamatan pertama yang longsor meskipun relatif kecil longsornya namun relatif sering longsornya. Tanah gerak di Talun Ngebel dan Tugorejo Slahung, menjadi perhatian tersendiri karena disana potensi bencananya juga relatif tinggi.

Berdasarkan data BPBD tahun 2019 yakni longsor 26 kejadian, Banjir 34 kejadian Kekeringan 10 kejadian, kebakaran 39 kejadian, angin 79 kejadian, dan Tanah retak 6 kejadian. Sementara di tahun 2020 Longsor 52 kejadian, banjir 53 kejadian, kekeringan 1 kejadian, kebakaran 18 kejadian, angin 43 kejadian, tanah retak 3 kejadian. (yd) 

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •