Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Pemkab Ponorogo Lakukan Moratorium Perekrutan CPNS Hingga 2027
  • May Day, Pekerja Dan Pengusaha Di Ponorogo Kompak Gelar Aksi Sosial
  • Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru
  • Pemkab Ponorogo Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen, PPPK Dipastikan Aman
  • Lagi, Belasan Lapak Pedagang Kembali Ditertibkan Satpol PP di Kawasan Jalan Baru dan Juanda
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Juni
  • 24
  • Nyaris Menjadi Korban Penipuan, Apotik di Ponorogo Tertipu Bukti Transfer Palsu
  • Jelajah

Nyaris Menjadi Korban Penipuan, Apotik di Ponorogo Tertipu Bukti Transfer Palsu

Gema Surya FM Kamis 24 Juni 2021 | 08:15 WIB
STRUK PALS
Struk Palsu Ilustrasi.

Penipuan dengan modus mengirimkan bukti transfer palsu kembali terjadi di Ponorogo, Kali ini menyasar Apotik Nasruhan Jl. Hos Cokroaminoto, pelaku memesan obat, masker dan hand sanitizer seharga Rp 280.000 kemudian  minta nomor rekening Apotik untuk pembayarannya. Sama dengan Aksi-aksi sebelumnya, setelah mengirimkan bukti transfer pelaku sengaja melebihkan uang tersebut dengan maksud korban akan mengembalikan uang tersebut, namun berkat kejelian korban, pelaku kali ini harus ngaplo.

Seperti diceritakan Arif pemilik apotek Nasruhan, Selasa siang (22/06) dirinya mendapat pesanan melalui whatsapp yang mengatasnamakan dirinya Agus Dwiyanto, minta sejumlah obat masker dan handsanitizer. Karena via online maka pembayarannya via transfer bank. Beberapa menit kemudian pelaku mengirimkan bukti telah mentransfer uang sekitar Rp950.000, padahal total obat dan masker yang dipesan hanya senilai Rp280.000, dari situlah dirinya justru curiga apalagi  pemesan minta uang kelebihan itu dikembalikan dengan menggunakan jasa transportasi online sekaligus yang akan mengambil barang pesanan tersebut. Untuk itu sebelum menyerahkan barang pesanan ke ojek online, ia mengecek terlebih dahulu ke Bank, apakah ada uang  masuk atau hanya Tipu-tipu.

Setelah dicek tidak ada uang masuk sama sekali, selain itu nama istri nya yang tertera dalam struk palsu tersebut salah ejaannya sehingga semakin menyakinkan dirinya bahwa apotiknya menjadi sasaran percobaan penipuan sontak saja, dirinya dan istri tak serta merta menyerahkan barang pesanan pelaku kepada grab yang telah lama menunggu, sayang pengemudi online itu tak bersedia menyebutkan alamat jelas penipu sehingga  pihaknya kesulitan melacak, andai saja dia percaya dengan penipu tersebut bisa saja ia akan rugi uang Rp700.000 dan Obat-obatan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Pandemi, Pedagang Gabah Keluhkan Seretnya Keuangan
Next: Over Produksi Di Hampir Semua Daerah , Menyebabkan Harga Gabah Anjlok

Related Stories

suko kart
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Lakukan Moratorium Perekrutan CPNS Hingga 2027

Gema Surya FM Kamis 30 April 2026 | 16:24 WIB
wdasoh
  • Jelajah

May Day, Pekerja Dan Pengusaha Di Ponorogo Kompak Gelar Aksi Sosial

Gema Surya FM Kamis 30 April 2026 | 16:20 WIB
dfspni
  • Jelajah

Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 15:03 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.