
Kebakaran Rumpun Bambu Merembet ke Usaha Penggilingan Padi (Foto: Bambang Supeno)
Kebakaran rumpun bambu di Dukuh Malo, Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis, Ponorogo, Minggu (9/8/2026), merembet ke sebuah usaha penggilingan padi. Akibatnya, bangunan dan mesin penggilingan padi milik Kitot Langgeng Pamungkas, warga Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis, ludes dilalap api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp250 juta.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan api awalnya membakar rumpun bambu yang lokasinya berdekatan dengan usaha penggilingan padi. Kondisi angin yang cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan penggilingan.
“Bangunan dan mesin penggilingan padi semuanya habis terbakar. Untuk kerugian sementara kami perkirakan sekitar Rp250 juta. Api awalnya berasal dari rumpun bambu yang berada di dekat lokasi penggilingan,” ujar Bambang Supeno.
Menurutnya, petugas Damkar menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.02 WIB. Setelah mendapat laporan, dua unit mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas bersama warga berupaya melokalisasi kobaran api agar tidak semakin meluas ke area sekitar.
Proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam. Setelah berjibaku dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil memadamkan api dan memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali membesar.
Bambang menjelaskan, hingga kini penyebab pasti kebakaran pada rumpun bambu tersebut masih dalam penyelidikan. Namun, salah satu kemungkinan yang diduga menjadi pemicu adalah aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merembet akibat kondisi cuaca kering dan tiupan angin.
“Penyebab awal kebakaran pada rumpun bambu masih kami selidiki. Bisa saja berasal dari pembakaran sampah yang kemudian merembet karena kondisi kemarau dan angin cukup kencang,” jelasnya.
Bambang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, terutama ketika melakukan pembakaran sampah. Api yang terlihat kecil dapat dengan mudah merambat ke lahan kering maupun bangunan di sekitarnya apabila tidak diawasi dan dipastikan benar-benar padam.



