
ODGJ Bawa Sajam Masuk di Rumah Makan Resahkan Pengusaha (Foto: Wety)
Seorang laki-laki yang diduga mengalami gangguan jiwa membuat resah sejumlah pedagang dan pengunjung di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Ponorogo. Salah satu aksinya bahkan terekam kamera CCTV saat masuk ke sebuah rumah makan Taiwan Food sambil membawa senjata tajam jenis celurit. Kejadian tersebut membuat sejumlah pengunjung yang sedang makan merasa ketakutan dan memilih meninggalkan lokasi.
Pemilik Taiwan Food, Wety, mengatakan dirinya tidak berada di tempat saat kejadian. Setelah mendapat laporan dari karyawan, ia kemudian mengecek rekaman CCTV dan mendapati seorang laki-laki berusia sekitar 50 tahun masuk ke tempat usahanya dengan membawa celurit.
“Waktu kejadian saya memang tidak berada di lokasi. Setelah mendapat laporan dari karyawan, saya langsung mengecek CCTV. Ternyata benar ada seorang laki-laki membawa celurit masuk ke tempat usaha dan menghampiri pembeli yang sedang makan,” ujar Wety.
Dalam rekaman tersebut, terlihat terdapat empat orang pembeli yang sedang menikmati makanan. Tiba-tiba, laki-laki tersebut menghampiri mereka dan meminta lauk yang sedang dimakan. Karena takut, para pengunjung akhirnya memberikan makanan tersebut. Setelah menyelesaikan pembayaran di kasir, seluruh pengunjung memilih meninggalkan rumah makan.
Beruntung, laki-laki tersebut tidak melakukan tindakan kekerasan atau mengayunkan celurit yang dibawanya kepada para pengunjung maupun karyawan. Meski demikian, kejadian tersebut membuat pihak rumah makan khawatir, mengingat senjata tajam yang dibawa berpotensi membahayakan keselamatan orang lain.
Wety mengaku akhirnya mengunggah rekaman CCTV tersebut ke media sosial dengan harapan mendapat perhatian dari petugas keamanan dan segera ada penanganan terhadap yang bersangkutan. Setelah rekaman tersebut beredar, sejumlah warga mengaku mengenal laki-laki tersebut.
“Setelah saya posting di media sosial, ternyata banyak yang mengenal orang tersebut. Informasinya warga Sambit dan sudah lama berkeliaran di sekitar Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan Alun-Alun Ponorogo. Kami berharap ada penanganan agar tidak sampai terjadi hal yang membahayakan,” jelasnya.
Warga dan para pelaku usaha berharap pihak terkait dapat segera melakukan penanganan secara tepat terhadap laki-laki tersebut, terutama karena keberadaannya di ruang publik dengan membawa senjata tajam dinilai dapat membahayakan dirinya maupun masyarakat sekitar.



