Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Hingga Pertengahan April, Tercatat 50 Kejadian Bencana Alam di Ponorogo.
  • DLH Warning, Pemilik Rongsokan di Pojok Alon-Alon, Jika Tidak Dipindah Akan Diangkut Ke TPA Mrican
  • Saat kerja bakti , Plt Bupati Lisdyarita Temukan Tumpukan Rosok Di Alon-Alon Ponorogo
  • Kebakaran Pabrik Krupuk Di Polorejo Babadan , Kerugian Rp 30 Juta
  • Dishub Ponorogo Minta Tambahan Lampu PJU ke Provinsi Jatim, Untuk 3 Titik
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • November
  • 18
  • Terjebak di Gorong Gorong Saat Membersihkan Sampah, Warga Mlarak Meninggal Dunia
  • Headline
  • Jelajah

Terjebak di Gorong Gorong Saat Membersihkan Sampah, Warga Mlarak Meninggal Dunia

Gema Surya FM Kamis 18 November 2021 | 15:33 WIB
gorong gorong
Gorong-gorong yang menyebabkan korban terjepit dan meninggal dunia. (Foto/Istimewa)

Nasib malang menimpa Totok Arianto warga dukuh Purworejo, dDsa Mlarak. Lelaki 43 tahun itu meninggal dunia saat membersihkan sampah di saluran air depan rumah, Rabu (17/11/21) malam. Informasi yang diperoleh Gema Surya dari Boiran Kepala Desa Mlarak, korban diduga kuat kehabisan nafas karena kakinya terjepit kayu yang ada dalam gorong-gorong saluran air. Padahal saat itu arus air cukup kuat yang hampir menenggelamkan seluruh badan korban.

Warganya tersebut kata Boiran, baru bisa dievakuasi 2 jam kemudian setelah tim BPBD dan Polsek datang ke TKP. Dijelaskan awalnya korban membersihkan saluran air di depan rumahnya yang penuh dengan sampah. Karenanya akhirnya turun kedalam gorong-gorong agar sampah bisa dikeluarkan dan tidak menyumbat arus air. Entah bagaimana ceritanya, kaki korban terjepit kayu dan sulit untuk keluar.

Sementara Setyo Budiono, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD mengatakan jika evakuasi korban cukup sulit. Derasnya arus air menyebabkan pihaknya harus mematikan jlig pintu air sungai.  Setelah air setengah surut, korban bisa dievakuasi namun sudah dalam kondisi meninggal dunia. Diharapkan kasus tersebut menjadi pelajaran bagi warga untuk berhati-hati, jika ingin membersihkan sampah di aliran air, menunggu hujan reda. (rl)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Pencurian Motor di Purwosari Babadan, Beat Hitam AE 2499 VO Raib
Next: Pasutri Warga Desa Munggung Pulung Di Karuniai Bayi Kembar Tiga , Viral Dimedia Sosial

Related Stories

masun
  • Jelajah

Hingga Pertengahan April, Tercatat 50 Kejadian Bencana Alam di Ponorogo.

Gema Surya FM Jumat 17 April 2026 | 13:51 WIB
WhatsApp Image 2026-04-17 at 11.16.48
  • Jelajah

Saat kerja bakti , Plt Bupati Lisdyarita Temukan Tumpukan Rosok Di Alon-Alon Ponorogo

Gema Surya FM Jumat 17 April 2026 | 12:26 WIB
sapto
  • Jelajah

DLH Warning, Pemilik Rongsokan di Pojok Alon-Alon, Jika Tidak Dipindah Akan Diangkut Ke TPA Mrican

Gema Surya FM Jumat 17 April 2026 | 12:39 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.