Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Tagana Dinsos Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Rumah di Sumberejo Balong Ponorogo
  • Laka Tunggal di Sraten Jenangan Ponorogo, Pikap Tabrak Pohon Mangga, Penumpang Luka-Luka ‎
  • Kejari Dalami Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, Panggil Bagian Hukum untuk Bedah Perbub
  • Stok Beras Bulog Ponorogo Aman hingga Lebaran 2027, Target Pengadaan Terlampaui Diatas 100 Persen
  • Harga Bagus, Petani Kacang Tanah di Desa Jonggol Jambon Bisa Tersenyum
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Agustus
  • 14
  • Berikan Buket Cotton Bud hingga Bayclin, PMII Ponorogo Desak Kejari Tuntaskan Kasus Tunjangan DPRD
  • Headline
  • Jelajah

Berikan Buket Cotton Bud hingga Bayclin, PMII Ponorogo Desak Kejari Tuntaskan Kasus Tunjangan DPRD

Gema Surya FM Jumat 14 Agustus 2026 | 09:26 WIB
PMII Ponorogo Berikan Buket Cotton Bud dan Bayclin (Foto: Yudi)

PMII Ponorogo Berikan Buket Cotton Bud dan Bayclin (Foto: Yudi)

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ponorogo menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Kamis sore, 13 Agustus 2026. Dalam aksinya, mahasiswa memberikan dukungan penuh kepada Kejari Ponorogo untuk mengusut tuntas dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Ponorogo periode 2023–2026.

Uniknya, massa aksi membawa sejumlah simbol khusus berupa buket yang berisi cotton buds atau pembersih telinga, obat tetes mata, pemutih pakaian, hingga obat luka. Simbol tersebut kemudian diserahkan kepada pihak Kejari Ponorogo setelah mahasiswa berdialog dengan pejabat kejaksaan.

Ketua PMII Cabang Ponorogo, Ulil Arzaq Ahmadi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk dukungan sekaligus dorongan agar penegakan hukum dalam perkara dugaan penyimpangan tunjangan perumahan DPRD dilakukan secara transparan dan tanpa pandang bulu.

“Kami menuntut penegakan hukum yang transparan dan tanpa pandang bulu. Buket ini kami serahkan sebagai simbol agar Kejaksaan tetap memiliki integritas, mau mendengar, melihat dengan jelas, membersihkan persoalan, dan menuntaskan perkara ini,” ujar Ulil.

Menurutnya, setiap barang yang terdapat dalam buket memiliki makna filosofis tersendiri. PMII berharap penanganan perkara tidak hanya berhenti pada dua tersangka yang telah ditetapkan, tetapi juga menyasar pihak lain yang diduga terlibat secara kolektif kolegial dalam proses perumusan kebijakan tunjangan perumahan tersebut.

Ulil menegaskan PMII akan terus mengawal perkembangan kasus hingga tuntas. Jika dalam prosesnya penanganan perkara dinilai berjalan di tempat atau terjadi “masuk angin”, mahasiswa mengancam akan kembali turun ke jalan dengan jumlah massa yang lebih besar.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Ponorogo I Komang Ugra Jagiwirata menyambut baik aksi yang dilakukan mahasiswa. Menurutnya, penyampaian aspirasi tersebut menjadi pengingat bagi kejaksaan untuk terus menjalankan proses penegakan hukum sesuai aturan dan memberikan keadilan kepada masyarakat.

“Ini menjadi pengingat bagi kami dalam menjalankan proses penegakan hukum. Tuntutan yang disampaikan mahasiswa sejalan dengan semangat Kejari Ponorogo untuk memberikan keadilan kepada masyarakat dan akan menjadi perhatian kami, termasuk terkait transparansi penanganan perkara serta proses penghitungan potensi kerugian negara,” kata Ugra.

Ugra memastikan aspirasi mahasiswa akan menjadi bahan perhatian dalam proses penanganan perkara. Salah satunya mengenai keterbukaan dalam proses penghitungan potensi kerugian negara yang dilakukan tim auditor.

Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Macetnya Air PDAM di Dungus Karangpatihan Pulung karena Sumber Air di Mendak Wagir Kidul Debitnya Turun
Next: Real Rezeki Turun dari Langit, Pemilik Speedboat di Ngebel Dapat Uang dari Gerombolan Balon yang Jatuh

Related Stories

Tagana Dinsos Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran (Foto: Istimewa)
  • Headline
  • Jelajah

Tagana Dinsos Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Rumah di Sumberejo Balong Ponorogo

Gema Surya FM Rabu 26 Agustus 2026 | 10:45 WIB
Harga Kacang Tanah Bagus (Foto: Istimewa)
  • Headline
  • Jelajah

Harga Bagus, Petani Kacang Tanah di Desa Jonggol Jambon Bisa Tersenyum

Gema Surya FM Rabu 26 Agustus 2026 | 09:49 WIB
Laka Tunggal di Sraten Jenangan Ponorogo, Pikap Tabrak Pohon Mangga (Foto: Amrih Widodo)
  • Headline
  • Jelajah

Laka Tunggal di Sraten Jenangan Ponorogo, Pikap Tabrak Pohon Mangga, Penumpang Luka-Luka ‎

Gema Surya FM Rabu 26 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.