
Rehabilitasi Dam Tempuran Desa Bancar Bungkal mulai dilakukan, (Foto: Nur Kholis)
Dari empat dam yang mengalami kerusakan di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, baru satu yang dapat direhabilitasi pada tahun 2026, yakni Dam Tempuran di Dukuh Duwet. Sementara tiga dam lainnya masih menunggu realisasi bantuan pembangunan.
Sekretaris Desa Bancar, Nur Kholis, mengatakan tiga dam lainnya, yakni Dam Waru, Dam Dayung, dan Dam Nglodo, mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Seluruhnya telah diusulkan untuk mendapat bantuan perbaikan.
“Empat dam yang rusak semuanya sudah kami usulkan, baik ke BBWS Bengawan Solo, BPBD, maupun melalui anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. Namun untuk tahun ini baru Dam Tempuran yang bisa direalisasikan pembangunannya,” ujar Nur Kholis.
Menurutnya, pembangunan kembali Dam Tempuran menjadi kebutuhan mendesak karena memiliki peran penting dalam menjaga sistem pengairan lahan pertanian milik warga.
“Dam Tempuran ini sangat penting karena menjadi sumber pengairan bagi lahan pertanian masyarakat. Kalau dam ini rusak, tentu akan berdampak pada hasil pertanian warga,” katanya.
Pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Dam Tempuran sendiri terus menunjukkan perkembangan positif. Pada Selasa (14/7/2026), proyek tersebut mendapat kunjungan lapangan dari Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur untuk melakukan verifikasi.
Nur Kholis berharap tiga dam lainnya juga segera mendapat perhatian pemerintah sehingga seluruh jaringan irigasi di Desa Bancar dapat kembali berfungsi secara optimal.
“Kami berharap tiga dam lainnya juga segera mendapatkan bantuan pembangunan sehingga seluruh jaringan irigasi di Desa Bancar dapat kembali normal dan mampu mendukung aktivitas pertanian masyarakat,” pungkas Nur Kholis.



