
Kereta Api KAI Daops 7 hampir 70 Ribu Pelanggan (Foto: Tohari)
Memasuki masa libur sekolah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) 7 Madiun mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api jarak jauh. Peningkatan mulai terlihat sejak Jumat, 19 Juni 2026.
Jika pada hari biasa jumlah penumpang rata-rata sekitar 6.000 orang per hari, selama musim liburan angka tersebut meningkat tajam. Berdasarkan data KAI, puncak lonjakan terjadi pada Ahad, 21 Juni 2026. Sebanyak 10.068 pelanggan tercatat berangkat, sementara lebih dari 10.300 pelanggan tiba di wilayah Daop 7 Madiun.
Secara keseluruhan, sejak 19 hingga 26 Juni 2026, volume penumpang di wilayah Daop 7 Madiun telah mencapai lebih dari 68 ribu pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan peningkatan jumlah penumpang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi untuk bepergian selama libur sekolah.
“Selama masa libur sekolah ini kami melihat adanya peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini menunjukkan masyarakat semakin percaya menggunakan kereta api karena dinilai aman, nyaman, tepat waktu, dan terbebas dari kemacetan, sehingga menjadi pilihan utama untuk bepergian bersama keluarga,” ujar Tohari.
Untuk menyemarakkan momen libur sekolah, KAI juga menghadirkan program diskon tarif sebesar 30 persen khusus untuk perjalanan menggunakan kereta api kelas ekonomi komersial. Program tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus mendorong minat menggunakan transportasi kereta api selama musim liburan.



