Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 3
  • Tahun 2025, Tercatat 2.188 Warga Ponorogo Menderita Gangguan Jiwa Berat
  • Headline
  • Jelajah

Tahun 2025, Tercatat 2.188 Warga Ponorogo Menderita Gangguan Jiwa Berat

Gema Surya FM Selasa 3 Februari 2026 | 15:13 WIB
Anik Setyarini dalam keterangannya ketika ditermui Gema Surya terkait data ODGJ di Ponorogo untuk tahun 2025. (Gema Surya/Yudi)

Anik Setyarini dalam keterangannya ketika ditermui Gema Surya terkait data ODGJ di Ponorogo untuk tahun 2025. (Gema Surya/Yudi)

PONOROGO – Ribuan warga Ponorogo tercatat menderita gangguan jiwa berat. Berdasarkan data di Dinas Kesehatan (Dinkes), jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kategori berat mencapai 2.188 orang pada 2025. 

Dari jumlah tersebut, dua orang di antaranya masih dipasung oleh keluarganya karena membahayakan warga sekitar.

Namun begitu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Ponorogo, Anik Setyorini, mengatakan praktik pasung di Ponorogo terus berkurang dalam beberapa tahun terakhir.

Tahun 2018 lalu, kasus ODGJ yang dipasung mencapai 14 orang. Saat ini, yang dipasung tinggal 2 orang dan sudah dievakuasi ke RSJ Menur Surabaya.

Untuk menangani kasus pasung yang masih ada, Anik mengungkapkan pendekatan berbasis kekeluargaan menjadi prioritas utama.

Dalam praktiknya, setiap keluarga yang memiliki ODGJ dapat dirujuk ke Poli Kejiwaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Harjono atau Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.

Selain dua rekomendasi tersebut, Anik juga menyebut Pemkab Ponorogo memiliki fasilitas rehabilitasi ODGJ yang terletak di Desa Paringan, Kecamatan Jenangan, sebagai langkah awal penyembuhan secara gratis selama satu bulan. (yd/rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Tingginya Jumlah Pasien di Klinik Jiwa, Bukti Kesadaran Masyarakat akan Kesehatan Mental Mulai Meningkat
Next: Jembatan Gantung Garuda di Desa Jalen Balong Dibangun, 7 KK Tak Lagi Terisolir

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.