Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru
  • Pemkab Ponorogo Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen, PPPK Dipastikan Aman
  • Lagi, Belasan Lapak Pedagang Kembali Ditertibkan Satpol PP di Kawasan Jalan Baru dan Juanda
  • Sejak Harga Plastik Naik, Hampir Semua Bahan Kebutuhan Ikut Melangit, Pedagang Mengeluh Sepi
  • Sering Terjadi Lakalantas di Perempatan Unmer Tonatan, Dishub akan Pasang Speedbump
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Desember
  • 5
  • Kisah Haru Orang Tua Ikut Wisuda UIN Ponorogo, Gantikan Anaknya yang Meninggal Dunia
  • Jelajah

Kisah Haru Orang Tua Ikut Wisuda UIN Ponorogo, Gantikan Anaknya yang Meninggal Dunia

Gema Surya FM Jumat 5 Desember 2025 | 12:03 WIB
94584

Sempat viral kegiatan wisuda sarjana (S1) dan magister (S2) Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo di Graha Watu Dakon di hari pertama, Rabu 3 Desember 2025.

Dalam postingan tersebut merekam suasana haru ketika nama seorang mahasiswa dipanggil, orang tuanya maju berjalan layaknya wisudawan menggantikan anaknya yang telah almarhum. Dengan membawa pigura foto almarhum, ayah ibunya tersebut menggantikan anaknya, Jazuli Anwar (24 tahun), untuk mengambil ijazah sang buah hati.

Ridho Rukhamah, Kaprodi Magister Hukum Keluarga Islam UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, mengungkapkan jika suasana prosesi wisuda saat itu dipenuhi rasa haru. Kebetulan almarhum merupakan mahasiswa terbaiknya yang menempuh magister atau S2.

Mahasiswanya yang berasal dari Madiun itu juga menempuh pendidikan S1 di UIN, kemudian melanjutkan S2 di UIN Ponorogo juga. Saat pendidikan S2, ia mencoba ikut tes CPNS dan diterima, sehingga sudah bekerja dan penempatannya di Kantor Kementerian Agama Magetan.

Almarhum meninggal dunia dua bulan lalu karena penyakit maag kronis. Di tengah perjuangannya melawan sakit, ia masih bisa menyelesaikan pendidikan magisternya. Karenanya, saat orang tuanya maju ke atas panggung, hampir semua yang berada di arena wisuda menangis, termasuk sang ibu yang tidak bisa menyembunyikan kesedihannya.

Sementara Hanif, teman satu kampus almarhum, mengatakan dirinya mengenal Jazuli Anwar dua tahun lalu. Kebetulan ia dan almarhum sama-sama dari Madiun. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam lantaran dikenal sebagai sosok yang ramah, baik, dan pintar.

Teman-temannya bahkan tak menyangka jika almarhum memiliki riwayat penyakit maag kronis, sebab tidak pernah mengeluh sakit.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Program Perpustakaan Keliling Dongkrak Minat Baca Saat Liburan
Next: Dua Napi di Rutan Ponorogo Dapat Remisi Natal Sebulan

Related Stories

dfspni
  • Jelajah

Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 15:03 WIB
ugikkk
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen, PPPK Dipastikan Aman

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 13:51 WIB
POLL
  • Jelajah

Lagi, Belasan Lapak Pedagang Kembali Ditertibkan Satpol PP di Kawasan Jalan Baru dan Juanda

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.